Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Genjot Bisnis Energi Terbarukan, ADRO Kembangkan PLTS di Kalsel

Perseroan mulai mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), salah satunya di wilayah Kalimantan Selatan.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 08 Maret 2021  |  19:21 WIB
Kegiatan pertambangan batu bara di wilayah operasional PT Adaro Energy Tbk. - adaro.com
Kegiatan pertambangan batu bara di wilayah operasional PT Adaro Energy Tbk. - adaro.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan batu bara, PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), melalui entitas usahanya PT Adaro Indonesia terus mengembangkan bisnis energi terbarukan.

Direktur Pemasaran Adaro Indonesia Hendri Tan mengatakan bahwa perseroan mendukung penggunaan energi yang ramah lingkungan. Saat ini, perseroan mulai mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), salah satunya di wilayah Kalimantan Selatan.

“Jadi ada beberapa wilayah yang kami eksplor, saat ini penerapannya di beberapa daerah sudah berjalan,” ujar Hendri dikutip dikutip dari keterangan resminya, Senin (8/3/2021).

Selain mulai mengembangkan energi terbarukan, perseroan juga telah mengekspor batu bara yang lebih ramah lingkungan ke sejumlah negara. Batu bara tersebut memiliki kandungan polutan, sulfur, dan abu yang rendah.

Hendri menilai hal itu lah yang membuat produksi batu bara perseroan menjadi favorit konsumen.

“Selama ini, negara yang rutin membeli batu bara ramah lingkungan itu adalah Jepang dan Hong Kong,” papar Hendri.

Di sisi lain, Hendri mengungkapkan bahwa batu bara masih akan menjadi sumber energi yang memiliki peranan penting di dunia. Hal itu mengingat saat ini harga energi terbarukan belum kompetitif dari segi komersial.

Hendri menilai setidaknya diperlukan waktu 10-20 tahun agar energi terbarukan itu dapat menyentuh harga yang kompetitif.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi terbarukan plts adaro
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top