Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Intip Daftar Bank Kecil yang Jadi Jawara Pekan Ini

Lima bank kecil masuk ke dalam daftar 10 besar saham dengan kenaikan harga saham terbesar pekan pertama Maret 2021.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 07 Maret 2021  |  10:06 WIB
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah bank kecil berhasil menjadi jawara di lantai bursa saham Indonesia sepanjang pekan ini.

Setidaknya terdapat lima bank kecil yang masuk dalam daftar 10 besar saham dengan kenaikan harga saham terbesar pekan pertama Maret 2021.

Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Sabtu (6/3/2021), PT Bank QNB Indonesia Tbk. (BKSW) berada di posisi kedua dengan kenaikan harga 174,14 persen dalam sepekan menuju Rp318.

Posisinya berada di bawah PT Era Mandiri Cemerlang Tbk. (IKAN) yang menempati  posisi teratas daftar top gainers sepekan dengan kenaikan harga saham 179,69 persen ke level Rp179.

Selanjutnya, terdapat PT Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) naik 142,57 persen ke level Rp1.225.

Kenaikan harga saham signifikan juga dibukukan oleh PT Bank IBK Indonesia Tbk. (AGRS) sebesar 124,86 persen dalam sepekan ke Rp805. PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) menempati urutan ketujuh top gainers sepekan dengan kenaikan harga saham 98,15 persen ke posisi Rp535.

PT Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA) berada di posisi kedelapan dengan naik 94,15 persen menuju Rp3.320.

Berdasarkan catatan Bisnis, ada beberapa penyebab yang membuat saham bank mini meroket. Salah satunya wacara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelesaikan ketentuan bank digital.

Selain itu, bank kecil digadang-gadang akan melakukan aksi korporasi untuk menenuhi ketentuan OJK soal struktur permodalan yakni minimal Rp1 triliun pada 2020, Rp2 triliun pada awal 2021, dan Rp3 triliun pada akhir 2022.

Saham-saham perbankan telah menjadi sorotan para investor dalam beberapa perdagangan terakhir. Bahkan, pergerakan liar itu pun menjadi sorotan otoritas berujung sejumlah saham terpaksa digembok.

Berdasarkan data Bloomberg, sepanjang tahun berjalan 2021 indeks saham sektor keuangan atau Jakfin mencatatkan kenaikan hingga 12,3 persen.

Pergerakan itu menjadi kenaikan terbaik di antara indeks Jakarta Stock Industrial Classification (JASICA) lainnya. Selain itu, indeks saham sektor keuangan terbaru Bursa Efek Indonesia atau IDX Sector Finance juga berhasil menguat 15,59 persen sepanjang tahun berjalan 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei Indeks BEI perbankan bank digital
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top