Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Pesan Komisaris BEI untuk Geng Investor Ritel Milenial

Lonjakan jumlah investor ritel belakangan ini dinilai membawa tujuan masing-masing. Satu kelompok memiliki tujuan baik berinvestasi di masa depan, sedangkan kelompok yang lain mencari peruntungan agar cepat kaya.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 01 Februari 2021  |  20:32 WIB
Begini Pesan Komisaris BEI untuk Geng Investor Ritel Milenial
Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Patria Sjahrir - Istimewa / Dok.pribadi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Komisaris Bursa Efek Indonesia Pandu Sjahrir membagikan tiga tips yang harus dilakukan oleh investor ritel pemula di pasar modal, khususnya dari kalangan milenial.

Dalam webinar CFO Club - Utilizing Capital Market to Boost the Business Growth, Pandu mengatakan kekuatan investor ritel akan terus menguat pada tahun ini.

“Pasar saham menjadi menarik untuk menempatkan modal dibandingkan sektor lainnya,” kata Pandu, Senin (1/2/2021).

Kendati demikian, lonjakan jumlah investor ritel belakangan ini dinilai membawa tujuan masing-masing. Satu kelompok memiliki tujuan baik berinvestasi di masa depan, sedangkan kelompok yang lain mencari peruntungan agar cepat kaya.

Untuk itu, Pandu menjelaskan tiga langkah sederhana yang sulit dilakukan saat berinvestasi di pasar saham

Pertama, membaca. Membaca di sini dimaksudkan untuk laporan-laporan terkait perusahaan tercatat seperti laporan keuangan, laporan hubungan investor, hingga laporan riset dari perusahaan sekuritas.

Dari laporan-laporan itu, seyogyanya para investor dapat mengetahui gambaran fundamental suatu perusahaan dan daya tahannya di industri.

Kedua, melakukan check and recheck. Setelah membaca, investor disarankan untuk melakukan konfirmasi.

Setelah memilih saham yang ingin dibeli, ada baiknya investor mengecek realitas emiten tersebut dengan melakukan langkah ketiga, yaitu bertanya.

Bertanya bukan kepada teman, kata Pandu, tetapi kepada orang-orang yang terlibat di dalam industri emiten tersebut.

“Apakah perusahaan ini memang yang terbaik di kelasnya? Bagaimana posisinya di industri?” kata Pandu.

Setelah melakukan verifikasi tersebut, barulah investor akan lebih mudah dalam menentukan pembelian saham pada harga tertentu.

Pandu mengakui dinamika pasar saham telah banyak berubah dalam dua tahun terakhir. Diperlukan ketelitian dalam memilah informasi sebelum memutuskan investasi.

“Pesan utama kami adalah mengumpulkan kekayaan itu butuh waktu. Jika ingin berinvestasi di pasar saham, ambil jangka panjang lihat fundamentalnya. Berjenjang, bertahap,” kata Pandu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG investor ritel investor saham Pandu Sjahrir
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top