Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Reksa Dana Terkoreksi Pekan Lalu, Ini Produk-Produk Yang Masih Cuan

Berdasarkan data Infovesta Utama, Indeks reksa dana pasar uang menjadi satu-satunya instrumen yang mencetak imbal hasil positif pada pekan lalu. Reksa dana pasar uang konvensional terpantau naik tipis 0,08 persen sedangkan dan reksa dana pasar uang syariah naik 0,07 persen.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 26 Januari 2021  |  11:03 WIB
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks reksa dana menunjukkan koreksi pada mayoritas jenis reksa dana selama sepekan lalu. Reksa dana pasar uang menjadi satu-satunya instrumen yang bertengger di zona hijau.

Berdasarkan data Infovesta Utama, Indeks reksa dana pasar uang menjadi satu-satunya instrumen yang mencetak imbal hasil positif pada pekan lalu. Reksa dana pasar uang konvensional terpantau naik tipis 0,08 persen sedangkan dan reksa dana pasar uang syariah naik 0,07 persen.

Sebaliknya, reksa dana saham mencatat kinerja paling buruk dengan koreksi 1,71 persen pada indeks konvensional. Pencapaian tersebut sejalan dengan kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) yang turun 1,04 persen dalam periode yang sama.

Kinerja indeks reksa dana saham syariah juga terkoreksi sebesar 2,43 persen. Koreksi tersebut juga merupakan penurunan terbesar pada jenis reksa dana syariah. Selanjutnya, indeks reksa dana campuran turun 0,83 persen serta indeks reksa dana campuran syariah terkoreksi 1,21 persen.

Sementara itu, indeks reksa dana pendapatan turut mencatat kinerja negatif pada pekan lalu, baik konvensional maupun syariah. Indeks reksa dana pendapatan tetap konvensional tercatat turun 0,20 persen, sedangkan yang syariah terkoreksi tipis 0,09 persen.

Berikut adalah lima besar reksa dana dengan return terbesar pada masing-masing jenis:

reksa dana, kinerja reksa dana


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi reksa dana
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top