Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Antibadai Nih! Saham Milik Konglomerat Masih Moncer Saat IHSG Oleng

Saham ICBP, AMRT, dan INKP mampu mencetak kenaikan di saat IHSG melemah tajam pada sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (25/1/2021)
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  12:32 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam di sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (25/1/2021). Saham emiten yang dimiliki para konglomerat mampu bertahan dari terjangan aksi jual.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG melemah 87,4 poin atau 1,39 persen e level 6.219,72. Indeks sudah tertekan di awal sesi dan sempat meninggalkan level 6.200. Posisi IHSG di sesi pertama merupakan yang terendah sejak dalam dua pekan terakhir.

Hingga babak pertama berakhir, total perdagangan saham mencapai 11,31 miliar kembar dengan nilai transaksi Rp10,56 triliun. Investor asing mencetak net buy sebanyak Rp50,48 miliar di seluruh pasar.

Sepanjang sesi pertama hari ini, sebanyak 393 saham melemah, 138 saham stagnan dan hanya 85 saham yang berhasil menguat. Secara khusus, saham milik para konglomerat berhasil bertahan dari tekanan dan mencetak kenaikan di sesi pertama.

Saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. yang sebagian besar dimiliki Grup Sinarmas berhasil menutup sesi pertama dengan penguatan 2,69 persen ke level 13.350. Saham INKP juga diborong asing dengan torehan net buy Rp miliar.

Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk juga mampu menguat 0,26 persen di tengah terjangan aksi jual yang massif. Saham ICBP yang sebagian besar dimiliki Grup salim ditutup di posisi 9.500.

Kemudian saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk juga menguat 1,90 persen ke level 805. Saham pengelola gerai Alfamart yang dimiliki konglomerat Djoko Susanto ini memiliki kapitalisasi pasar Rp33,43 triliun.

Selain saham milik konglomerat, tiga saham perbankan juga mampu mencetak kenaikan di tengah pelemahan IHSG. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. naik 2,69 persen ke level 4.730 dan menjadi buruan asing dengan net buy lebih dari Rp100 miliar.

Saham PT BPD Jawa Timur Tbk. dan PT Bank Jago Tbk. juga naik masing-masing 2,61 persen dan 1,17 persen. Saham BJTM ditutup di level 785 sedangkan saham ARTO di posisi 6.475.

Top Mover IHSG Sesi I, 25 Januari 2021
Kode EmitenHarga Penutupan Sesi IPerubahan
INKP13350+2.69%
MIKA2570+3.63%
BBRI4730+0.21%
CPIN 6400+0.79%
ARTO6475+1.17%
AMRT 805+1.90%
MAPA2640+5.18%
BJTM 785+2.61%
ICBP9500+0.26%
Sumber : Bloomberg, diolah


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham konglomerat transaksi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top