Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indocement (INTP) Incar Pasar Ekspor Anyar ke Negeri Jiran

Emiten berkode saham INTP ini menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 4 persen pada 2021.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 24 Januari 2021  |  16:24 WIB
Proses pemuatan kontainer berisi semen merk tiga roda. - indocement
Proses pemuatan kontainer berisi semen merk tiga roda. - indocement

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu emiten penghuni IDX ESG Leaders, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk., akan memfokuskan peningkatan volume penjualan melalui pangsa pasar yang sudah ada dan pembukaan ekspor ke negara baru.

Sekretaris Perusahaan Indocement Tunggal Prakarsa Antonius Marcos mengatakan emiten berkode saham INTP ini menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 4 persen pada 2021.

Dia menambahkan, di dalam negeri, perusahaan akan fokus pada pangsa pasar utama, yaitu wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Menurutnya, pembangunan di wilayah tersebut akan bergerak lebih cepat pada tahun ini yang akan berimbas pada kenaikan penjualan semen.

Sementara itu, perusahaan juga akan melakukan perluasan pasar dengan memasok semen ke negara tujuan ekspor yang potensial, antara lain Filipina, Brunei Darussalam, Malaysia dan beberapa negara tetangga lainnya.

“Kami yakin dengan telah dilakukannya vaksinasi kepada masyarakat maka optimisme dan pergerakan dunia usaha akan kembali menggeliat,” kata Marcos saat dihubungi pada Minggu (24/1/2021).

Lebih lanjut, Marcos juga mengatakan Sovereign Wealth Fund (SWF) yang dibentuk pemerintah akan menjadi katalis positif bagi industri infrastruktur termasuk produsen semen.

Pabrik dan terminal dari produsen semen Tiga Roda itu pun dinyatakan siap untuk menopang pertumbuhan permintaan tersebut.

Sementara itu, realisasi penjualan perseroan sepanjang 2020 adalah sebesar 16,5 juta ton. Kenaikan 4 persen akan membawa target volume penjualan semen INTP menjadi 17,16 juta ton.

Kendati target pertumbuhan tahun ini lebih baik dibandingkan kontraksi 8 persen pada 2020, target tersebut masih di bawah realisasi penjualan pada 2018 sebesar 18,1 juta ton.

Adapun, sebagai informasi indeks IDX ESG Leaders adalah indeks yang mengukur kinerja harga dari saham-saham yang memiliki penilaian Environmental, Social, dan Governance (ESG) yang baik dan tidak terlibat pada kontroversi secara signifikan serta memiliki likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik. Penilaian ESG dan analisis kontroversi dilakukan oleh Sustainalytics.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor indocement semen Emiten Semen
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top