Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Fluktuatif Pagi Ini, Investor Asing Lego Saham TLKM

Setelah dibuka menguat 0,09 persen atau 5,68 poin ke level 6.419,57, IHSG kemudian berbalik melemah 0,14 persen atau 8,7 poin ke level 6.405,19 pada pukul 09.08 WIB.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  09:18 WIB
Karyawan mengamati pergerakan saham di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/11/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan mengamati pergerakan saham di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/11/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada perdagangan hari ini, Jumat (22/1/2021).

Setelah dibuka menguat 0,09 persen atau 5,68 poin ke level 6.419,57, IHSG kemudian berbalik melemah 0,14 persen atau 8,7 poin ke level 6.405,19 pada pukul 09.08 WIB.

Adapun pada perdagangan Kamis (21/1/2021), IHSG ditutup turun 15,87 poin atau 0,25 persen ke posisi 6.413,89, setelah bergerak di rentang 6.399,67 - 6.504,99.  

Investor asing tercatat paling banyak melepas saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). Aksi jual atau net sell asing terhadap saham TLKM mencapai Rp37 miliar pagi ini,

Dari keseluruhan konstituen, sebanyak 144 saham berhasil menguat, 167 saham melemah, sedangkan 164 saham lainnya tampak tidak bergerak dari posisi pada perdagangan sebelumnya.

Investor asing tercatat melakukan transaksi net sell sebesar Rp7,99 miliar dengan sasaran aksi jual ke saham PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) sebesar Rp21,9 miliar , PT Bank Negeri Indonesia Tbk. (BBNI) sebesar Rp10,3 miliar, dan PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) sebesar Rp9,9 miliar.

Adapun, penguatan IHSG dipimpin oleh saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) yang naik 13,6 persen, disusul oleh PT Tunas Baru Lambung Tbk., (TBLA) menguat 6,7 persen, dan PT Lancartama Sejati Tbk. (TAMA) yang naik 6,19 persen.

Sementara itu, pelemahan dipimpin oleh saham PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) yang terkoreksi 6,58 persen, diikuti saham PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) yang turun 6,25 persen, dan saham PT Iratama Ranoraya Tbk. (IRRA) yang terkoreksi 6,16 persen.

Sementara itu, sebanyak 6 dari 10 indeks sektoral terpantau melemah, didorong oleh sektor infrastruktur yang turun 1,16 persen dan tambang yang melemah 1,02 persen.

Di sisi lain, 4 sektor menguat, dipimpin oleh sektor pertanian yang terapresiasi 1,51 persen.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan pergerakan IHSG saat ini terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajarnya. Rentang konsolidasi terlihat sedang berusaha digeser ke arah yang lebih baik.

Sampai saat ini kondisi perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi stabil. Mulai kembalinya capital inflow yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan para Investor terhadap pasar modal Indonesia turut memengaruhi IHSG.

"Pada Jumat (22/1/2021) IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi dalam rentang 6.238 – 6.460," paparnya dalam publikasi riset, Kamis (21/1/2021).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top