Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Siap Ekspansi, Emiten Bioskop CGV (BLTZ) Raih Kredit Rp41 Miliar

Direktur Graha Layar Prima Yeo Deksu menyampaikan pada 18 Januari 2021 perseroan telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit dengan PT Bank Shinhan Indonesia senilai Rp41 miliar.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  14:26 WIB
Suasana bioskop CGV yang tutup di Grand Indonesia, Jakarta, Senin (23/3/2020).  - ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Suasana bioskop CGV yang tutup di Grand Indonesia, Jakarta, Senin (23/3/2020). - ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA - PT Graha Layar Prima Tbk. (BLTZ) memeroleh fasilitas kredit senilai Rp41 miliar untuk kebutuhan modal kerja.

Dalam laporannya ke Bursa Efek Indonesia, Direktur Graha Layar Prima Yeo Deksu menyampaikan pada 18 Januari 2021 perseroan telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit dengan PT Bank Shinhan Indonesia senilai Rp41 miliar.

Dokumen jaminan untuk perolehan fasilitas pinjaman ini adalah Standby Letter of Credit (SBLC), yang diterbitkan oleh Shinhan Bank Korea tanggal 15 Januari 2021 atas nama CJ CGV Co. Ltd., yang merupakan pemegang saham pengendali perseroan secara tidak langsung.

"Tujuan dari fasilitas pinjaman ini adalah untuk membiayai kebutuhan modal kerja perseroan," paparnya dalam keterbukaan informasi, Rabu (20/1/2021).

Para Pihak tidak memiliki hubungan afiliasi, sehingga hal ini tidak termasuk dalam transaksi afiliasi sebagaimana diatur Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Kinerja BLTZ tengah tertekan akibat pembatasan sosial selama pandemi Covid-19. Sales and Marketing Division Head CGV Manael Sudarman mengatakan perusahaan mencoba membuka peluang dengan menggencarkan fungsi-fungsi lain yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap pendapatan.

Dia menjelaskan beberapa fungsi lain yang bakal digencarkan oleh CGV tahun ini adalah pemanfaatan fasilitas bioskop untuk kegiatan seminar, stand up comedy, dan ajang turnamen gim daring. Manael mengungkapkan upaya tersebut sudah dimulai sejak 2014.

"Jadi, ketika konten film tidak banyak kita bisa mendapat revenue dengan kegiatan lain dengan harga yang terjangkau," ujar Manael kepada Bisnis.com, Jumat (9/1/2021).

Saat ini, lanjut Manael, secara operasional terdapat 60 persen bioskop di bawah naungan PT Layar Graha Prima Tbk. (BLTZ) tersebut yang berhasil dibuka sejak April 2020. Tetapi, dari sisi okupansi secara rerata masih di bawah 10 persen dengan jumlah kunjungan paling sedikit bisa hanya 1-5 orang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit Kinerja Emiten graha layar prima cgv blitz
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top