Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jaya Konstruksi (JKON) Setor Rp6 Miliar untuk Badan Usaha SPAM Jatiluhur

Sekretaris Perusahaan Jaya Konstruksi Hardjanto AP menyampaikan bahwa perseroan menyetor modal awal senilai Rp6 miliar ke badan usaha pelaksana proyek yaitu PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur pada 15 Januari 2021.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  13:02 WIB
Foto aerial keramba jaring apung, di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (16/4). - Antara/Sigid Kurniawan
Foto aerial keramba jaring apung, di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (16/4). - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten kontraktor PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk. menyetor modal awal senilai Rp6 miliar ke dalam badan usaha pelaksana proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) Jatiluhur I.

Sekretaris Perusahaan Jaya Konstruksi Hardjanto AP menyampaikan bahwa perseroan menyetor modal awal senilai Rp6 miliar ke badan usaha pelaksana proyek yaitu PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur pada 15 Januari 2021.

“Perseroan telah melakukan setoran modal awal pada Badan Usaha sebesar Rp6 miliar,” tulis Hardjanto lewat keterbukaan informasi, Kamis (21/1/2021).

Penyetoran awal itu sesuai dengan Akta Pendirian Nomor 5 tertanggal 15 januari 2021 dan telah berlaku efektif berdasarkan Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia no. AHU-003230.AH.01.01 Tahun 2021 tanggal 18 Januari 2021.

Adapun, PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur merupakan perusahaan patungan dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk. (JKON), dan PT Tirta Gemah Ripah.

WIKA memiliki porsi 30 persen di perusahaan patungan tersebut dan telah menyetor modal awal sebesar Rp3 miliar. Sementara itu, JKON memiliki porsi saham 60 persen dan 10 persen lainnya dimiliki TGR.

Sebelumnya, konsorsium yang digawangi WIKA, JKON, dan TGR resmi memenangi lelang proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha Sistem Penyediaan Air Minum Regional Jatiluhur I.

Ketua Panitia Pengadaan Proyek Denik Haryani dalam surat resmi pengumuman dengan Nomor 01/PENG/KPBU-Pm.4/2020 menyatakan bahwa berdasarkan hasil evaluasi sampul II, konsorsium tersebut memenangi lelang proyek dengan jangka waktu perjanjian KPBU selama 30 tahun.

Total nilai investasi proyek ini yang dialokasikan konsorsium ini adalah Rp1,67 triliun dengan tarif air minum terendah Rp2.799 /meter kubik untuk wilayah DKI Jakarta.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sistem penyediaan air minum (spam) jaya konstruksi
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top