Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nasib Saham Itama Ranoraya (IRRA), Habis ARA Terbitlah UMA

Saham PT Itama Ranoraya Tbk. naik 25 persen pada perdagangan hari ini, Senin (11/1/2021) sekaligus terkena auto reject atas alias ARA. Bursa Efek Indonesia kemudian menerbitkan pengumuman saham IRRA yang disebut di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  17:46 WIB
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Itama Ranoraya Tbk. saat seremoni pencatatan perdana saham perseroan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (15/10/2019). - Bisnis - Azizah Nur Alfi
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Itama Ranoraya Tbk. saat seremoni pencatatan perdana saham perseroan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (15/10/2019). - Bisnis - Azizah Nur Alfi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan peringatan kepada investor terkait pergerakan saham PT Itama Ranoraya yang di luar kebiasaan. Sejak awal tahun, saham berkode IRRA melesat persen.

Berdasarkan pengumuman BEI, Senin (11/1/2020) saham IRRA dinilai meningkat di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity atau UMA. Namun, kondisi tersebut tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap regulasi di bidang pasar modal.

BEI menyebut, informasi terkait terkait Itama Ranoraya berupa laporan hasil paparan publik yang dilansir pada 20 Desember 2020. "Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham IRRA tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan IRRA transaksi saham ini," tulis BEI.

Bursa mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban Itama Ranoraya atas permintaan konfirmasi bursa. Selain itu, investor juga disarankan mencermati kinerja perusahaan dalam setiap keterbukaan informasi.

Investor juga dihimbau untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan pemegang saham. Terakhir BEI menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi.

Hari ini, saham IRRA ditutup menguat 740 poin atau 25 persen ke level 3.700. Saham IRRA diperdagangkan sebanyak 165 juta lembar dengan nilai Rp582,05 miliar. 

Dengan lonjakan 25 persen, saham IRRA sudah terbentur auto reject atas (ARA). Penguatan saham IRRA hari ini bersamaan dengan tren serupa di saham-saham farmasi, terpantik sentimen vaksinasi Covid-19.

Hingga lima sesi di tahun berjalan, IRRA mencetak rekor sempurna alias seluruhnya ditutup menghijau. Secara kumulatif harga saham IRRA sudah naik 117 persen sejak 4 Januari 2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia unusual market activity auto rejection
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top