Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

United Tractor (UNTR) Incar Kenaikan Penjualan Komatsu pada 2021

Di lini bisnis alat berat, emiten bersandi saham UNTR itu berharap berkah dari sektor perkebunan dan konstruksi.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  08:40 WIB
Kegiatan operasional PT Pamapersada Nusantara, anak usaha PT United Tractors Tbk. yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan. - unitedtractors.
Kegiatan operasional PT Pamapersada Nusantara, anak usaha PT United Tractors Tbk. yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan. - unitedtractors.

Bisnis.com, JAKARTA - Entitas Grup Astra di bisnis tambang dan alat berat, PT United Tractors Tbk. (UNTR) menargetkan adanya kenaikan penjualan pada 2021.

Di lini bisnis alat berat, emiten bersandi saham UNTR itu berharap berkah dari sektor perkebunan dan konstruksi. Sebagai informasi, harga minyak kelapa sawit sempat menembus level 4.000 ringgit per ton, tertinggi sejak 2008.

Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K. Loebis memproyeksi adanya peningkatan penjualan alat berat pada tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya seiring dengan tren kenaikan harga komoditas.

Emiten berkode saham UNTR itu menargetkan penjualan alat berat mencapai 1.700 unit, lebih tinggi daripada tahun sebelumnya. Pada 2020, entitas grup Astra itu menargetkan penjualan alat berat Komatsu sebesar 1.300 hingga 1.400 unit.

“Proyeksi peningkatan penjualan alat berat kami perkirakan datang dari sektor yang menggunakan alat berat ukuran kecil dan menengah, seperti perkebunan dan konstruksi,” ujar Sara kepada Bisnis, Kamis (7/1/2021).

Selain itu, dia juga menilai permintaan dari sektor pertambangan diproyeksi ikut tumbuh, tetapi lebih didorong oleh upaya penggantian alat yang sudah usang bukan proyeksi peningkatan produksi.

UNTR mengungkapkan akan terus memonitor perkembangan pasar terhadap sejauh mana akan ada kemungkinan peningkatan yang signifikan, mengingat utilisasi alat yang ada saat ini di sektor pertambangan dinilai masih belum semua optimal.

Adapun, UNTR membukukan penjualan alat berat sebesar 136 unit pada November 2020, terkoreksi dari perolehan bulan sebelumnya setelah membukukan kenaikan penjualan beruntun sejak Juni 2020.

Dengan demikian, sepanjang 11 bulan pertama 2020 UNTR membukukan penjualan alat berat sebanyak 1.481 unit. Dari perolehan tersebut, kontribusi terbesar berasal dari sektor pertambangan sebesar 36 persen, disusul sektor konstruksi sebesar 34 persen, sektor kehutanan sebesar 19 persen, dan sebesar 11 persen untuk sektor agrikultur.

Kendati demikian, perolehan itu terkoreksi 47,9 persen dibandingkan dengan volume penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 2.843 unit. Pangsa pasar alat berat UNTR hingga November 2020 adalah sebesar 30 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

astra united tractors Kinerja Emiten
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top