Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham MIKA dan MDKA Dorong Indeks Bisnis-27 Menguat

Sebanyak 13 dari 27 anggota indeks Bisnis-27 terpantau menghijau, sedangkan 10 memerah, dan 4 lainnya stagnan alias belum beranjak dari posisinya semula.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  09:58 WIB
Kondisi hutan Tumpang Pitu Banyuwangi yang menjadi area konsensi tambang emas oleh PT Bumi Suksesindo yang merupakan anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). JIBI - Bisnis/Peni Widarti
Kondisi hutan Tumpang Pitu Banyuwangi yang menjadi area konsensi tambang emas oleh PT Bumi Suksesindo yang merupakan anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). JIBI - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Bisnis 27 bergerak di zona hijau pada awal perdagangan pertama usai libur Natal, Senin (28/12/2020)

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia per pukul 09.27, indeks hasil kerja sama Bursa dan harian Bisnis Indonesia ini menguat 0,28 persen ke level 515,57. Adapun pada penutupan sebelumnya indeks ditutup di level 514,14.

Sebanyak 13 dari 27 anggota indeks terpantau menghijau, sedangkan 10 memerah, dan 4 lainnya stagnan alias belum beranjak dari posisinya semula.

Pada jajaran anggota konstituen yang menguat, posisi paling atas diduduki saham emiten rumah sakit PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) yang naik 3,28 persen ke level 2830 per saham.

Selanjutnya ada saham PT Merderka Copper Gold Tbk. (MDKA) yang menguat 2,36 oersen ke level 2600 per saham dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang naik 1,73 persen ke level 26525 per saham.

Sebaliknya, di kelompok saham yang memerah, saham perbankan syariah PT BTPN Syariah Tbk. alias BTPS mengalami pelemahan paling dalam di antara anggota konstituen indeks lain, yakni turun 1,54 persen ke level 3840.

BTPS juga ditemani oleh PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) dam PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO). Tercatat, AKRA terkoreksi 0,93 persen ke level 3210 per saham dan SIDO turun 0,62 persen ke level 805 per saham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI indeks bisnis27
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top