Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Dia Efek yang Paling Laris Jadi Underlying Asset Reksa Dana

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per akhir November 2020, saham menempati porsi paling banyak dalam komposisi efek reksa dana yakni sekitar 28,61 persen dengan total nilai aset Rp155,63 triliun.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 09 Desember 2020  |  15:56 WIB
Ini Dia Efek yang Paling Laris Jadi Underlying Asset Reksa Dana
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Efek bersifat ekuitas atau saham, obligasi negara, dan obligasi korporasi menjadi aset dasar (underlying asset) yang paling banyak digunakan dalam produk reksa dana.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per akhir November 2020, saham menempati porsi paling banyak dalam komposisi efek reksa dana yakni sekitar 28,61 persen dengan total nilai aset Rp155,63 triliun.

Diikuti oleh obligasi negara atau surat utang negara (SUN) di posisi kedua dengan porsi 22,95 persen (Rp124,86 triliun) dan obligasi korporasi di posisi ketiga dengan porsi 18,49 persen (Rp100,61 triliun).

Selanjutnya berturut-turut deposito berjangka 14,31 persen, surat berharga negara syariah (SBSN) 10,89 persen, sukuk 2,32 persem, medium term notes (MTN) 1,45 persen, cash 0,78 persen, efek berangun aset (EBA) 0,12 persen, warrant 0,06 persen, dan rights 0,00 persen.

Sementara itu dari sisi kinerja sepanjang tahun berjalan, reksa dana berbasis obligasi alias reksa dana pendapatan tetap masih memimpin. Sebaliknya, reksa dana berbasis aset saham belum dapat membalikan kinerjanya ke zona positif.

Berdasarkan data Infovesta Utama per akhir November 2020, kinerja indeks reksa dana saham secara year to date tercatat -12,35 persen, sedangkan reksa dana campuran yang -3,46 persen.

Adapun dalam periode yang sama kinerja reksa dana pendapatan menjadi yang paling moncer dengan imbal hasil 8,93 persen, diikuti reksa dana pasar uang dengan return 4,36 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana underlying asset
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top