Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pandemi Covid-19 Bikin Transaksi Reksa Dana di IPOTFund Meningkat

Transaksi reksa dana secara daring dinilai menjadi jawaban atas kebijakan physical distancing untuk mencegah penularan wabah virus corona.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 29 November 2020  |  18:53 WIB
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — PT Indo Premier Sekuritas mengungkapkan adanya kenaikan transaksi reksa dana melalui platform daring sepanjang tahun ini. 

Head of Marketing & Retail Indo Premier Paramita Sari mengatakan transaksi reksa dana, baik pembelian maupun penjualan, mengalami peningkatan yang signifikan selama pandemi Covid-19 secara daring melalui aplikasi IPOTFund milik perseroan. Namun, dia tak menjelaskan secara terperinci besaran kenaikannya.
 
Mitha menilai transaksi reksa dana secara daring menjadi jawaban atas kebijakan physical distancing untuk mencegah penularan wabah virus corona. Pun, transaksi meningkat seiring dengan peningkatan jumlah investor pemula dan pengalihan aset dari saham ke reksa dana sebagai bentuk diversifikasi portofolio menyikapi pasar yang fluktuatif tahun ini.
 
“Selain banyak investor pemula yang mulai berinvestasi dan memilih reksa dana sebagai alternatif investasi paling mudah dan cocok, gejolak pasar modal sebagai akibat pandemi Covid-19 membuat investor saham tak dapat dipungkiri mengalihkan sebagian aset sahamnya ke reksa dana untuk diversifikasi di tengah fluktuasi harga-harga saham,” tuturnya kepada Bisnis, Minggu (29/11/2020).
 
Adapun, pilihan reksa dana yang paling diminati di IPOTFund adalah reksa dana pasar uang. Disusul berturut-turut oleh reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana campuran.

Sementara itu, secara demografi, pengguna IPOT saat ini didominasi investor usia milenial dengan latar belakang first jobber.
 
Mitha optimistis pertumbuhan transaksi reksa dana akan terus meningkat pada tahun depan. Pasalnya, sejak pandemi, masyarakat dinilai makin melek keuangan dan sadar akan kebutuhan untuk berinvestasi dan mengembangkan uang yang dimiliki.
 
“Sehingga, boleh dibilang gaya hidup untuk berinvestasi untuk kaum muda makin terasa dan ini akan terbawa walaupun pandemi sudah berakhir,” tambahnya.
 
Tahun 2021 dinilai bakal menjadi tahun di mana kondisi perekonomian sudah mulai membaik, kendati kondisinya mungkin belum 100 persen bebas dari pandemi. Namun, Indo Premier memandang pengalaman selama pandemi Covid-19 pada tahun ini menciptakan adaptasi baru bagi masyarakat untuk bertransaksi secara daring.
 
“Strategi kami konkret, yakni terus melakukan edukasi berkelanjutan secara daring melalui platform edukasi online maupun langsung dari aplikasi kami dan tentunya pengembangan fitur dalam aplikasi IPOTFund akan terus kami lakukan untuk memudahkan nasabah dalam bertransaksi reksa dana,” tambah Mitha.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indo premier securities reksa dana Virus Corona
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top