Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Incar Rp2 Triliun, Widodo Makmur Unggas IPO November 2020

CEO Widodo Makmur Unggas Ali Mas’adi mengungkapkan jumlah saham yang akan dilepas sebanyak-banyaknya 35 persen saham baru. Jumlah itu sekitar 5,9 miliar lembar.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 09 November 2020  |  19:33 WIB
Manajemen Widodo Makmur Unggas dan perwakilan afiliasi dari Fuji Electric berpose usai meneken kesepakatan awla kerja sama pembangunan pabrik pakan Ngawi di Jakarta, Rabu (8/7/2020). - Dok. Widodo Makmur Unggas
Manajemen Widodo Makmur Unggas dan perwakilan afiliasi dari Fuji Electric berpose usai meneken kesepakatan awla kerja sama pembangunan pabrik pakan Ngawi di Jakarta, Rabu (8/7/2020). - Dok. Widodo Makmur Unggas

Bisnis.com, JAKARTA— PT Widodo Makmur Unggas menargetkan rencana penawaran umum perdana saham dapat berlangsung pada November 2020.

CEO Widodo Makmur Unggas Ali Mas’adi mengungkapkan jumlah saham yang akan dilepas sebanyak-banyaknya 35 persen saham baru. Jumlah itu sekitar 5,9 miliar lembar.

Ali mengatakan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) telah melewati tahap registrasi 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pihaknya menargetkan rencana itu dapat terlaksana pada November 2020.

Dia menyatakan optimistis target pelaksanaan IPO akan tercapai berkat kerja sama antara underwriter dan perseroan. Selain itu, Widodo Makmur Unggas (WMU) mengklaim mendapat dukungan dari OJK dan Bursa Efek Indonesia yang menyambut baik rencana perseroan melantai perdana di tengah kondisi pandemi.

“[Kisaran dana yang dibidik] Rp2 triliun yang akan mendukung pengembangan perseroan,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (9/11/2020).

Ali mengatakan perseroan juga mendapatkan tambahan katalis positif dari kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden di Amerika Serikat. Pasalnya, WMU mendapatkan manfaat dari keadaan pasar yang membaik.

Berdasarkan catatan Bisnis, Widodo Makmur Unggas (WMU) merupakan anak perusahaan PT Widodo Makmur Perkasa (WMP) yang bergerak di bidang peternakan ayam terintegrasi vertikal yang berbasis di Jakarta. WMU memiliki unit bisnis yang meliputi breeding farm, hatchery, commercial broiler farm, commercial layer farm, slaughterhouse, dan feedmill.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

agribisnis initial public offering
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top