Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bukit Asam (PTBA) Yakin Proyek Gasifikasi Batu Bara Bisa Hemat Devisa Negara

Perseroan terus berkomitmen mengembangkan penghiliran batu bara antara lain dengan rencana pembangunan pabrik pemrosesan batu bara menjadi dymethil eter (DME) yang berlokasi di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  21:13 WIB
Angkutan batu bara berbasis rel di Sumatra Selatan. - ptba.co.id
Angkutan batu bara berbasis rel di Sumatra Selatan. - ptba.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten pertambangan batu bara, PT Bukit Asam Tbk., meyakini inisiatif penghiliran batu bara melalui gasifikasi dapat menghemat devisa negara hingga Rp8,7 triliun.

Sekertaris Perusahaan Bukit Asam Apollonius Andwie C mengatakan bahwa perseroan terus berkomitmen mengembangkan penghiliran batu bara antara lain dengan rencana pembangunan pabrik pemrosesan batu bara menjadi dymethil eter (DME) yang berlokasi di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.

Hal itu pun sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo untuk percepatan peningkatan nilai tambah batu bara.

Adapun, Pabrik hilirisasi batu bara tersebut akan mengolah sebanyak 6 juta ton batu bara per tahun dan diproses menjadi 1,4 juta ton DME yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti LPG.

Apollonius menjelaskan bahwa hadirnya DME sebagai bahan bakar alternatif bisa membantu menekan impor LPG dan menghemat devisa negara.

“Karena, berdasar hitungan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, potensi penghematan negara bisa mencapai Rp8,7 triliun,” ujar Apollonius seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa (27/10/2020).

Untuk diketahui, persiapan konstruksi proyek hilirisasi direncanakan dimulai pada pertengahan 2021 dengan target operasi di 2025.

Proyek hilirisasi ini ini juga telah disetujui Presiden Joko Widodo sebagai bagian dari Program Strategis Nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bukit asam gasifikasi batu bara
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top