Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Setelah Tutup 7 Outlet, Ini Rencana Matahari Department Store (LPPF) pada 2021

CEO dan Wakil Presiden Direktur Matahari Terry O'Connor mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengkaji sejumlah gerai matahari yang performanya kurang memuaskan. Gerai-gerai tersebut akan dievaluasi sesuai dengan perkembangan kondisi pasar.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  17:39 WIB
Peresmian gera Matahari di Batam City, Kepulauan Riau. - matahari.co.id
Peresmian gera Matahari di Batam City, Kepulauan Riau. - matahari.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) belum berencana untuk melakukan penutupan gerai lebih lanjut pada 2021.

CEO dan Wakil Presiden Direktur Matahari Terry O'Connor mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengkaji sejumlah gerai matahari yang performanya kurang memuaskan. Gerai-gerai tersebut akan dievaluasi sesuai dengan perkembangan kondisi pasar.

Ia menambahkan, pihaknya juga belum memiliki rencana lebih jauh untuk melakukan penutupan gerai Matahari. Perusahaan ini berencana menutup tahun 2020 dengan portofolio sekitar 150 gerai format besar yang menguntungkan.

“Untuk 2021 kami belum ada rencana untuk menutup gerai. Masih dikaji sesuai dengan kondisi pasar,” ujar O'Connor dalam paparan publik perusahaan secara daring pada Selasa (27/10/2020).

Sementara itu, Chief Financial Officer Matahari Department Store, Niraj Jain mengatakan, dalam rentang waktu Juli hingga September 2020, pihaknya telah membuka dua gerai baru di The Park Mal, Depok, dan Ciputra Mal Tangerang.

Pada periode waktu yang sama, LPPF juga menutup dua gerai Matahari yang performanya dinilai kurang memuaskan. Perusahaan menutup gerainya di SPR Plaza, Padang serta Grage City Mall di Cirebon.

Adapun, Sepanjang tahun berjalan, tujuh gerai format besar dan seluruh gerai khusus ditutup; sedangkan tiga gerai format besar dibuka. Saat ini Matahari mengoperasikan 153 gerai di 76 kota di seluruh Indonesia.

Sepanjang 9 bulan tahun 2020, LPPF mencatatkan penurunan pendapatan hingga 57,6 persen pada periode sembilan bulan 2020. Perseroan juga telah menutup tujuh gerai berformat besar dan menutup seluruh gerai khusus.

Pendapatan kotor Matahari mencapai Rp5,9 triliun pada periode Januari-September 2020, turun 57,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pendapatan bersih juga turun 57,5 persen menjadi Rp3,3 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten lppf
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top