Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rombak Konstituen, Indeks Bisnis-27 Makin Tahan Goncangan

Dalam periode tahun berjalan (year to date), Indeks Bisnis-27 mampu mengungguli Indeks LQ45 dan Indeks IDX30. Untuk periode November 2020 s.d April 2021, komposisi anggota indeks diubah dengan harapan kinerja indeks mampu bertahan di tengah tekanan pandemi Covid-19.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  19:41 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com,JAKARTA — Komite Indeks Bisnis-27 telah menentukan komposisi anggota indeks baru untuk periode November 2020 sampai dengan April 2020. Perubahan komposisi ini diharapkan mampu membuat indeks bertahan di tengah goncangan pandemi Covid-19.

Perubahan diputuskan dalam rapat Komite Indeks Bisnis-27 hari ini, Kamis (22/10/2020). Komite beranggotakan Presiden Direktur PT Jurnalindo Aksara Grafika Lulu Terianto, Ekonom Senior, Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan periode 2015—2020 Fauzi Ichsan, Senior Technical Analyst PT Henan Putihrai Sekuritas Liza Camelia Suryanata, dan Director for Investment Strategy PT Bahana TCW Investment Managemen Budi Hikmat.

Rapat komite juga dihadiri oleh Wakil Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Fahmi Achmad, Kepala Bisnis Indonesia Resources Center Aprilian Hermawan, dan Analis Bisnis Indonesia Resources Center (BIRC) Anidatul Masruroh.

Komite Indeks Bisnis-27 memasukkan lima emiten sebagai anggota baru indeks Bisnis-27. Kelima emiten itu yakni PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI), PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA), PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk. (BTPS), PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), dan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO).

Sebagai gantinya, Komite Indeks Bisnis-27 mendepak lima emiten. Kelima emiten yang terdepak dari indeks adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.(TKIM) harus keluar dari konstituen.

Presiden Direktur PT Jurnalindo Aksara Grafika Lulu Terianto mengatakan Indeks Bisnis-27 bisa menjadi acuan bagi para pelaku pasar. Pihaknya berharap indeks yang beranggotakan 27 emiten pilihan itu memiliki kinerja yang stabil.

Lulu mengklaim Indeks Bisnis-27 bisa menjadi pilihan kala pandemi atau krisis melanda. Pasalnya, indeks itu diisi oleh emiten-emiten dengan fundamental yang kuat serta kapitalisasi pasar yang besar.

Dia mengharapkan Indeks Bisnis-27 bisa digunakan oleh investor dengan horizon investasi jangka panjang. Sebagai contoh yakni dana pensiun dengan periode investasi jangka panjang.

“Indeks Bisnis-27 tahan goncang dan dalam jangka panjang menguntungkan,” ujarnya usai menggelar rapat, Kamis (22/10/2020).

Lulu mengatakan juga tengah mengkaji pembuatan indeks baru. Pihaknya berharap indeks yang disusun oleh Bisnis Indonesia Group dapat menjadi rujukan dan navigasi yang aman dan stabil.

Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (22/10/2020), Indeks Bisnis-17 terkoreksi 19,30 persen secara year to date (ytd). Posisi itu hanya terpaut sedikit dari indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terkoreksi 19,17 dalam periode yang sama.

Kendati demikian, indeks Bisnis-27 mampu mengungguli Indeks LQ45 dan Indeks IDX30. Keduanya terkoreksi masing-masing 22,27 persen dan 22,70 persen secara ytd.

Berikut anggota indeks Bisnis-27 periode November 2020 s.d April 2021.

Anggota Indeks Bisnis-27 periode November 2020 - April 2021
Kode SahamEmitenSektor
ASIIAstra International Tbk.Aneka Industri
ICBPIndofood CBP Sukses Makmur Tbk.Industri Barang Konsumsi
INDFIndofood Sukses Makmur Tbk.Industri Barang Konsumsi
KLBFKalbe Farma Tbk.Industri Barang Konsumsi
MYORMayora Indah Tbk.Industri Barang Konsumsi
SIDOIndustri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.Industri Barang Konsumsi
UNVRUnilever Indonesia Tbk.Industri Barang Konsumsi
CPINCharoen Pokphand Indonesia TbkIndustri Dasar dan Kimia
INKPIndah Kiat Pulp & Paper Tbk.Industri Dasar dan Kimia
SMGRSemen Indonesia (Persero) Tbk.Industri Dasar dan Kimia
EXCLXL Axiata Tbk.Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi
TLKMTelekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi
TOWRSarana Menara Nusantara Tbk.Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi
BBCABank Central Asia Tbk.Keuangan
BBNIBank Negara Indonesia (Persero) Tbk.Keuangan
BBRIBank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.Keuangan
BMRIBank Mandiri (Persero) Tbk.Keuangan
BTPSBank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk.Keuangan
ACESAce Hardware Indonesia Tbk.Perdagangan, Jasa, dan Investasi
AKRAAKR Corporindo Tbk.Perdagangan, Jasa, dan Investasi
MIKAMitra Keluarga Karyasehat Tbk.Perdagangan, Jasa, dan Investasi
UNTRUnited Tractors Tbk.Perdagangan, Jasa, dan Investasi
ADROAdaro Energy Tbk.Pertambangan
MDKAMerdeka Copper Gold Tbk.Pertambangan
PTBABukit Asam Tbk.Pertambangan
AALIAstra Agro Lestari Tbk.Pertanian
PWONPakuwon Jati Tbk.Properti dan Real Estate

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG indeks bisnis27
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top