Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Beda Nasib dengan IHSG, Indeks Bisnis-27 Ditutup Rebound

Indeks hasil kerjasama Bursa Efek Indonesia dan harian Bisnis Indonesia tersebut ditutup menguat tipis 0,05 persen atau 0,22 poin ke level 448,146. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di kisaran 443,867 hingga 448,146.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  15:50 WIB
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 berhasil rebound dengan ditutup pada posisi menguat pada perdagangan Kamis (22/10/2020). 

Setelah dibuka pada level 447,922, indeks hasil kerjasama Bursa Efek Indonesia dan harian Bisnis Indonesia tersebut ditutup menguat tipis 0,05 persen atau 0,22 poin ke level 448,146. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di kisaran 443,867 hingga 448,146.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sebelumnya, Rabu (21/10/2020), indeks Bisnis-27 juga ditutup melemah tipis 0,02 persen atau 0,11 poin ke level 447,92.

Dari 27 anggota konstituen indeks, 10 emiten menguat, 4 emiten stagnan dan 13 emiten lainnya melemah.

Adapun, emiten properti PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) terpantau menjadi saham dengan persentase penurunan harga terdalam di antara semua anggota indeks Bisnis-27 dengan koreksi sebesar 3,33 persen ke level Rp1.160. 

Di sisi lain, saham emiten rokok PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) juga terpantau melemah bersama dengan ADRO dengan penurunan harga saham 2,26 persen ke level Rp40.000.

Adapun, emiten telekomunikasi PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang terpantau mengalami penguatan 0,75 persen, menjadi emiten yang paling banyak ditransaksikan pada perdagangan hari ini. 

Total transaksi saham TLKM pada perdagangan hari ini menembus angka Rp691,64 miliar, dengan nilai jual bersih asing pada perdagangan hari ini yang juga cukup tinggi mencapai Rp93,36 miliar.

Sementara itu, emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan emiten semen PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk. (INTP) menjadi pendorong indeks dengan kenaikan masing-masing 2,93 persen dan 2,68 persen.

Berbeda dengan Indeks Bisnis-27, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah ke level 5.091,816, turun 0,09 persen atau 4,63 poin.

Total transaksi IHSG hingga akhir perdagangan mencapai 14,6 miliar lembar saham, dengan nilai mencapai Rp9,29 triliun. Adapun, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp248,4 miliar.

Di sisi lain, bursa Asia bergerak variatif pada penutupan perdagangan hari ini. Indeks Jepang Nikkei 225 terpantau melemah 0,7 persen sedang indeks Hong Kong Hang Seng naik 0,13 persen. 

Pergerakan Saham-Saham Anggota Indeks Bisnis-27
KodeEmitenPerubahan (persen)
ACESAce Hardware Indonesia Tbk.0,96
ADROAdaro Energy Tbk.-3,33
ASIIAstra International Tbk.0
BBCABank Central Asia Tbk.0,35
BBNIBank Negara Indonesia (Persero) Tbk.0,41
BBRIBank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.1,85
BMRIBank Mandiri (Persero) Tbk.1,36
CPINCharoen Pokphand Indonesia Tbk0,42
EXCLXL Axiata Tbk.2,93
GGRMGudang Garam Tbk.-2,26
ICBPIndofood CBP Sukses Makmur Tbk.-0,52
INDFIndofood Sukses Makmur Tbk.2,12
INKPIndah Kiat Pulp & Paper Tbk.-1,32
INTPIndocement Tunggal Prakarsa Tbk.2,68
JSMRJasa Marga (Persero) Tbk.-1,09
KLBFKalbe Farma Tbk.0,96
MIKAMitra Keluarga Karyasehat Tbk.-0,75
MYORMayora Indah Tbk.0
PGASPerusahaan Gas Negara Tbk.0
PTBABukit Asam Tbk.-1,75
PWONPakuwon Jati Tbk.1
SMGRSemen Indonesia (Persero) Tbk.-1,84
TKIMPabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.-1,95
TLKMTelekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.0,75
TOWRSarana Menara Nusantara Tbk.0
UNTRUnited Tractors Tbk.-0,56
UNVRUnilever Indonesia Tbk.-1,26

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI indeks bisnis27
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top