Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ditopang Hasil Positif Korporasi, Bursa Eropa Menguat

Salah satu pendorong penguatan bursa Eropa adalah saham Volvo yang melesat setelah hasil laporan keuangan yang lebih baik dibandingkan dengan perkiraan analis.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  15:11 WIB
Logo WSE terletak di panel kaca di dekat layar elektronik yang menunjukkan kurva indeks dan data keuangan di Bursa Efek Warsawa di Warsawa. -  Bartek Sadowski / Bloomberg
Logo WSE terletak di panel kaca di dekat layar elektronik yang menunjukkan kurva indeks dan data keuangan di Bursa Efek Warsawa di Warsawa. - Bartek Sadowski / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Eropa dibuka menguat ditengah hasil positif dari sejumlah perusahaan di wilayah tersebut.

Dilansir dari Bloomberg pada Jumat (16/10/2020), indeks Stoxx Europe 600 naik 0,7 persen pada pukul 08.13 waktu London, Inggris, sedangkan indeks FTSE All Share melesat 1,37 persen. Adapun indeks DAX Jerman turut menghijau 0,54 persen.

Sementara itu, indeks CAC 40 Prancis juga naik 1,54 persen yang juga diikuti kenaikan indeks CAC All-Trade sebesar 1,45 persen.

Hasil positif pasar saham Eropa tidak terlepas dari sejumlah kabar baik dari perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut. Saham Volvo melesat setelah hasil laporan keuangan yang lebih baik dibandingkan dengan perkiraan analis.

Sementara itu, saham Thyssenkrupp juga meroket lebih dari 20 persen setelah muncul kabar akuisisi miliaran Euro yang akan dilakukan oleh Liberty Steel.

Perdagangan hari ini ditopang oleh pembicaraan terkait paket stimulus yang terus bergulir di Amerika Serikat. Presiden AS, Donald Trump, telah menyatakan kesediaannya untuk paket bantuan diatas US$1,8 miliar. Namun, hal tersebut ditolak oleh Ketua Senat AS dari Partai Republikan, Mitch McConnell.

Di sisi lain, investor juga memperhatikan sejumlah kebijakan baru yang diberlakukan pada sejumlah kota di wilayah Eropa untuk mencegah penyebaran lebih lanjut virus corona. hal tersebut terjadi menyusul lonjakan kasus positif di Benua Biru yang akan berdampak pada pemulihan ekonomi global.

Data ketenagakerjaan AS menunjukkan adanya lonjakan klaim jaminan pengangguran tertinggi sejak Agustus lalu.

"Kita perlu melihat reli luar biasa yang telah terjadi selama lima bulan belakangan. Konsolidasi pasar memang akan terjadi seiring dengan risiko baru yang muncul di Eropa dan AS berupa lonjakan kasus positif virus corona," jelas Jim McDonald, Chief Investment Strategist Northern Trust.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa indeks stoxx 600
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top