Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penemuan Vaksin Lambat, Bursa Eropa Lesu

Penghentian uji coba vaksin oleh Covid-19 Johnson & Johnson disebut pertanda bahwa perlombaan untuk mendapatkan vaksin dan pemulihan ekonomi berjalan melambat.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  15:03 WIB
Bursa Efek Frankfurt, Jerman. - Bloomberg
Bursa Efek Frankfurt, Jerman. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Eropa dibuka di zona merah seiring dengan pertimbangan pelaku pasar terkait perkembangan vaksin Covid-19 yang tidak secepat yang diharapkan.

Dilansir dari Bloomberg, indeks Stoxx Europe 600 anjlok 0,4 persen hingga pukul 08.12 waktu London Inggris, sedangkan indeks FTSE All Share terkoreksi 0,52 persen. Adapun indeks DAX Jerman turun 0,48 persen

Sementara itu, indeks CAC 40 Perancis tergelincir 0,84 persen yang juga diikuti koreksi indeks CAC All-Trade sebesar 0,65 persen.  

Sebelumnya, di bursa Amerika, indeks S&P 500 sempat bereaksi setelah laporan bahwa studi vaksin Covid-19 dari Johnson & Johnson di jeda karena penyakit yang tidak dapat dijelaskan.

Adapun, saham teknologi termasuk Amazon.com Inc., Apple Inc. dan Twitter Inc. membantu Nasdaq 100 mencapai kenaikan terbesarnya sejak April.

Investor melihat prospek untuk segera mengakhiri kebuntuan stimulus di AS yang memudar mengingat anggota DPR diberitahu untuk tidak mengharapkan stimulus apa pun pada minggu ini.

Hal ini membuat banyak perwakilan senat dari kubu Republik menolak proposal Gedung Putih untuk kesepakatan.

Sementara itu, penghentian  uji coba vaksin oleh Covid-19 Johnson & Johnson adalah tanda lain bahwa perlombaan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 dan pemulihan ekonomi berjalan melambat.

“Hambatan saat ini berasal dari ketidakpastian seputar pemilihan AS dan ketidakpastian tentang waktu dan efektivitas vaksin,” Chris Iggo, Kepala Investasi, AXA IM Core Investments.

Di AS, musim laporan keuangan memang tengah berlangsung, sementara Amazon bersiap untuk bonanza Prime Day-nya, dan Apple akan mengeluarkan produk iPhone dengan jaringan 5G pada tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa indeks stoxx 600 Vaksin
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top