Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perkuat Modal, RS Hermina (HEAL) Ambil Ancang-ancang Private Placement

Emiten berkode saham HEAL tersebut mengumumkan akan melakukan private placement sebanyak-banyaknya 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 04 Oktober 2020  |  18:00 WIB
RS Hermina Kemayoran. - herminahospital.com
RS Hermina Kemayoran. - herminahospital.com

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten rumah sakit PT Medikaloka Hermina Tbk. berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement untuk memperkuat struktur modal.

Berdasarkan sumber keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia Jumat (2/10/2020), emiten berkode saham HEAL tersebut mengumumkan akan melakukan private placement sebanyak-banyaknya 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

“Direksi Perseroan berencana untuk mengeluarkan saham dalam simpanan (portepel) melalui PMTHMETD sebanyak-banyaknya 297.300.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100,” tulis manajemen dalam keterangannya.

Jika aksi korporasi tersebut terlaksana, maka modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMTHMETD akan meningkat sebesar Rp29,73 miliar.

Rencana penggunaan dana hasil PMTHMETD adalah untuk memperkuat struktur permodalan, memenuhi kebutuhan modal kerja, dan memenuhi kebutuhan belanja modal untuk pengembangan usaha perseroan.

Aksi korporasi itu membutuhkan restu pemegang saham lewat rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 10 November 2020. Adapun, HEAL menjelaskan calon pemodal adalah investor publik yang tidak terafiliasi dengan perseroan (pihak ketiga).

Manajemen beranggapan, modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMTHMETD akan meningkat, yang mana dengan demikian rasio pinjaman terhadap ekuitas akan semakin baik.

Kas juga akan meningkat yang mana dapat dimanfaatkan oleh perseroan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan belanja modal untuk pengembangan usaha.

Jika disetujui, pelaksanaan PMTHMETD akan dilakukan secara bertahap tetapi tidak melebihi jangka waktu 2 tahun sejak mendapatkan persetujuan RUPSLB untuk PMTHMETD.

Dengan asumsi seluruh saham dapat diterbitkan dalam PMTHMETD ini, maka pemegang saham perseroan akan terkena dilusi kepemilikannya sebanyak-banyaknya 9,09 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

private placement Emiten Rumah Sakit Medikaloka Hermina
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top