Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ANTM, TINS, dan PTBA Realisasikan Capex Rp11,81 Triliun

Dari jumlah tersebut, realisasi belanja modal ANTM senilai Rp6,10 triliun hingga Agustus 2020. Selanjutnya, PTBA mengeluarkan Rp5,50 triliun dan TINS Rp210 miliar.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 29 September 2020  |  12:36 WIB
Pabrik peleburan PT Inalum (Persero). - inalum.id
Pabrik peleburan PT Inalum (Persero). - inalum.id

Bisnis.com, JAKARTA — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau MIND ID melaporkan rencana belanja modal baik di level induk maupun anak usaha Holding BUMN pertambangan tetap berjalan di tengah penyebaran pandemi Covid-19.

Direktur Utama Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Orias Petrus Moedak mengungkapkan realisasi belanja modal perseroan senilai Rp1 triliun sampai dengan Agustus 2020. Jumlah itu belum termasuk realisasi di anggota holding yakni PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), PT Timah Tbk. (TINS), dan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA).

Orias melaporkan realisasi belanja modal atau capital expenditure (capex) ANTM senilai Rp6,10 triliun hingga Agustus 2020. Selanjutnya, PTBA mengeluarkan Rp5,50 triliun dan TINS Rp210 miliar.

Dengan demikian, total realisasi belanja modal ANTM, PTBA, dan TINS senilai Rp11,81 triliun hingga Agustus 2020.

“Jadi, capex tetap jalan. Memang eksekusi secara fisik terganggu [akibat pandemi Covid-19],” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR, Selasa (29/9/2020).

Orias memprediksi secara keluruhan belanja modal MIND ID senilai Rp37 triliun sampai dengan 2022. Akan tetapi, rencana itu akan bergeser sampai 2023 akibat dampak dari penyebaran Covid-19.

“Pada 2020, pekerjaan fisik terhambat,” imbuhnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ptba inalum tins antm PT Indonesia Asahan Aluminium
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top