Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siap-Siap! Obligasi Mayora Indah (MYOR) Mulai Ditawarkan Besok

Obligasi tersebut merupakan bagian dari PUB II dengan target dana yang dihimpun senilai total Rp2 triliun.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 01 September 2020  |  08:26 WIB
Kantor PT Mayora Indah Tbk. - mayora
Kantor PT Mayora Indah Tbk. - mayora

Bisnis.com, JAKARTA — Masa penawaran umum obligasi PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) akan dimulai besok (2/9/2020) dan akan berlangsung hingga 4 September 2020.

Emiten berkode saham MYOR tersebut akan melangsungkan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan II Mayora Indah Tahap I Tahun 2020 dengan jumlah pokok sebesar Rp500 miliar. Emisi ini merupakan bagian dari PUB II dengan target dana yang dihimpun senilai total Rp2 triliun.

Berdasarkan prospektus perusahaan yang dipublikasikan di harian Bisnis Indonesia pada Selasa (1/9/2020), MYOR akan menerbitkan 4 seri obligasi.

Seri A memiliki jumlah pokok Rp157 miliar dengan tenor 370 hari dan tingkat bunga tetap 6,5 persen, sementara Seri B mempunyai jumlah pokok Rp8 miliar dengan tingkat bunga tetap 7 persen akan jatuh tempo dalam 3 tahun. 

Sementara itu, Seri C dengan jumlah pokok Rp295 miliar berbunga tetap 7,9 persen memiliki tenor 5 tahun. Adapun, Seri D mempunyai jumlah pokok Rp40 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,25 persen akan jatuh tempo dalam waktu 7 tahun sejak tanggal emisi. 

Seluruh dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi akan digunakan untuk memberikan pinjaman kepada anak usaha MYOR, yaitu PT Torabika Eka Semesta (TES) untuk pembiayaan modal kerja. Dalam hal ini, modal kerja akan digunakan untuk kegiatan operasional anak usaha seperti biaya produksi yang meliputi pembelian bahan baku, bahan pembungkus, dan pembayaran biaya operasional lain yang dapat timbul.

Pembelian minimum obligasi ini telah ditetapkan sebesar Rp5 juta. Sedangkan pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing bunga obligasi.

Setelah masa penawaran umum, obligasi akan masuk masa pejatahan pada 7 September 2020. Sementara itu, tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah 10 September 2020. 

MYOR menunjuk PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT RHB Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dengan kesanggupan penuh (full commitment) dan PT Bank Permata Tbk. sebagai wali amanat.

Obligasi berkelanjutan II Mayora Indah mendapat peringkat idAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Lebih lanjut, obligasi ini juga tidak memiliki jaminan khusus.

Risiko utama yang dihadapi perseroan adalah persaingan usaha sedang risiko yang kemungkinan dihadapi investor pembeli adalah obligasi adalah tidak likuidnya obligasi yang ditawarkan mengingat tujuan pembelian investasi adalah investasi jangka panjang. 

Sementara itu pembelian kembali atau buyback obligasi dapat dilakukan 1 tahun setelah tanggal penjatahan. Perusahaan juga dapat melakukan buyback sebagian atau seluruh obligasi sebelum tanggal pelunasan pokok obligasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi mayora indah
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top