Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Akhir Sesi I, Sektor Finansial Terpukul, IHSG Tersungkur

IHSG sempat menguat 0,38 persen di awal perdagangan sebelum terjerumus ke zona merah dan ditutup melemah 0,13 persen di akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (31/8/2020).
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  11:48 WIB
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Pada penutupan perdagangan awal pekan, IHSG ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Pada penutupan perdagangan awal pekan, IHSG ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 7,13 poin atau 0,13 persen ke posisi 5.339,52 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (31/8/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG dibuka di posisi 5.340,33 dan bergerak di rentang 5.325,49 hingga 5.369,98 sepanjang sesi pertama perdagangan. IHSG sempat menguat 0,38 persen di awal perdagangan sebelum terjerumus ke zona merah sejam selepas perdagangan.

Total transaksi perdagangan mencapai 7,37 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp4,09 triliun. Investor asing mencatat aksi jual bersih sebesar Rp346,09 miliar.

Saham-saham di sektor infrastruktur dan aneka industri menjadi pemberat indeks dengan penurunan 0,81 persen dan 1,12 persen. Sementara itu, kenaikan saham-saham di sektor finansial dan consumer menahan koreksi lebih dalam. Kedua indeks sektor itu masing-masing naik 0,15 persen dan 0,11 persen.

Secara sektoral, saham-saham di sektor keuangan dan properti menjadi pemberat indeks dengan koreksi 0,59 persen dan 0,37 persen. Di sisi lain, kenaikan saham-saham di sektor pertambangan sebesar 0,82 persen menahan indeks terkoreksi lebih dalam.

Sebanyak 187 saham menguat pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini. Adapun 205 saham melemah dan 159 saham stagnan dibandingkan dengan penutupan kemarin.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, dan PT Bank BRI Syariah tercatat sebagai saham yang paling aktif diperdagangkan.

Saham JPFA naik 11,11 persen dan mencetak nilai transaksi Rp188 miliar. Sementara itu saham BRIS dan BBRI mencetak nilai transaksi Rp193,8 miliar dan Rp150,1 miliar

Sementara itu, PT Kresna Graha Investama Tbk, PT Sky Energy Indonesia Tbk, dan PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. masuk jajaran saham paling cuan hingga akhir sesi pertama. Ketiga saham itu mencetak kenaikan 13,16 persen hingga 13,68 persen.

Pada saat IHSG ditutup di sesi pertama, saham-saham di bursa Asia bergerak variatif. Indeks Topix Jepang turun 1,53 persen dan 1,36 persen untuk indeks Hang Seng Hong Kong. Adapun indeks Kospi Korea yang terkoreksi 0,84 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Bursa Asia
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top