Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Live

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 31 Agustus 2020

IHSG berpeluang menguat pada perdagangan akhir Agustus 2020.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  15:04 WIB
Pengunjung memotret layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung memotret layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan menutup perdagangan akhir Agustus, Senin (31/8/2020), di zona merah dan mendadak dilanda aksi ambil untung setelah sempat dibuka menguat.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks harga saham gabungan atau IHSG parkir di level 5.238,47, terkoreksi hingga 2,02 persen atau 108,1722 poin.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG berada di zona hijau yaitu di level 5.346,66. Namun, pada sesi perdagangan II, IHSG tiba-tiba anjlok ke level 5.235,07.

Investor asing mencatatkan transaksi net sell hingga mencapai Rp1,92 triliun di seluruh pasar dengan total transaksi hari ini mencapai Rp11,33 triliun.

Adapun, saham yang paling banyak dilego asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk. (BBRI) hingga Rp445,5 miliar, dilanjutkan PT Bank Mandiri (persero) Tbk. (BMRI) yang dilepas asing hingga Rp299,1 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. (BBNI) dilego Rp288,9 miliar.

Di sisi lain, dari keseluruhan konstituen sebanyak 124 saham berhasil menguat, sebanyak 313 saham melemah, dan 143 saham lainnya tidak bergerak daripada posisi perdagangan sebelumnya.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan bahwa secara teknikal penurunan terjadi karena terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat.

Adapun, berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance berada pada 5293.98 maupun 5380.54.

“Secara fundamental, adanya kekhawatiran pasar mengenai resesi perekonomian Indonesia menjelang pengumuman PDB kuartal III/2020 menyebabkan IHSG ditutup di zona negatif pada akhir bulan ini,” ujar Nafan saat dihubungi Bisnis, Senin (31/8/2020).

15:02 WIB

IHSG ditutup anjlok 2,02 persen

IHSG ditutup anjlok 2,02 persen atau 108,17 poin menjadi 5.238,48. Indeks mendadak menurun tajam menjelang pukul 14.00 WIB.

Sepanjang hari, IHSG bergerak di rentang 5.233,14-5.369,45.

14:26 WIB

Pukul 14.25 WIB, IHSG anjlok 1,64 persen

Pukul 14.25 WIB, IHSG anjlok 1,64 persen atau 87,73 poin menjadi 5.258,93.

13:34 WIB

Awal sesi II, IHSG koreksi 0,25 persen

Awal sesi II pukul 13.34 WIB, IHSG koreksi 0,25 persen atau 13,39 poin menjadi 5.333,26.

11:30 WIB

IHSG sesi I koreksi 0,13 persen

IHSG sesi I koreksi 0,13 persen atau 7,14 poin menjadi 5.339,52. Sepanjang sesi I, IHSG bergerak di rentang 5.334,42-5.369,45.

10:13 WIB

IHSG berbalik melemah

Pukul 10.12 WIB, IHSG koreksi 0,08 persen atau 4,43 poin menjadi 5.342,23.

IHSG berbalik memasuki zona merah sekitar pukul 9.30 WIB.

09:02 WIB

IHSG dibuka menguat

Pukul 09.02 WIB, IHSG menguat 0,35 persen atau 18,89 poin menjadi 5.365,55.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top