Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Satu Pekan 50 Emiten Public Expose, Begini Animo Investor

Jumlah peserta Public Expose Live 2020 hampir mencapai 50.000 dan tersebar dari berbagai negara.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 29 Agustus 2020  |  09:56 WIB
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 50 emiten atau perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menggelar paparan publik atau public expose selama satu pekan (24-28 Agustus 2020). Animo investor tahun ini disebut yang paling meriah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan penyelenggaraan Public Expose Live 2020 terbilang memuaskan, dia menyebut total peserta yang berpartisipasi pada acara tersebut mencapai 45.638 viewers yang tersebar di seluruh dunia. 

Selain dari dalam negeri, peserta juga turut menyaksikan dari negara lainnya, seperti Amerika Serikat, Singapura, Arab Saudi,dan  Taiwan. Selanjutnya  Hong Kong, Australia, Uni Emirat Arab, Jepang, Korea Selatan, Papua Nugini, Selandia Baru, dan Filipina. 

“Selain terobosan penyelenggaraan secara virtual, peningkatan partisipasi peserta ini tentu saja mencetak rekor baru penyelenggaraan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Yulianto melalui keterangan resmi, dikutip Bisnis, Sabtu (29/8/2020).

Dia menambahkan, pencapaian pada Public Expose Live 2020 menjadi semangat baru bagi regulator pasar modal agar dapat terus memberikan wadah bertemunya stakeholders pasar modal yang bertujuan untuk memberikan informasi terkini mengenai kinerja emiten.

Sebagaimana diketahui, public expose adalah pemaparan umum kepada publik mengenai kinerja emiten tujuan agar informasi mengenai kinerja perusahaan tersebar secara merata. Setiap emiten wajib menggelar public expose sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun.

Menurut BEI, melalui kegiatan ini, investor ritel dapat mengetahui kinerja dan rencana emiten. Investor juga  dapat berinteraksi dengan manajemen perusahaan tercatat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam menentukan keputusan investasinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia Kinerja Emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top