Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kalbe Farma: Vaksin Covid-19 Paling Cepat Pertengahan 2021

Adanya sejumlah tahapan dalam pengembangan vaksin Covid-19 membuat Kalbe Farma memprediksi vaksin itu rampung pada tahun depan.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  12:59 WIB
Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk. Vidjongtius dalam rapat umum pemegang saham 2019 di Jakarta, Senin (18/5/2020).  - Kalbe
Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk. Vidjongtius dalam rapat umum pemegang saham 2019 di Jakarta, Senin (18/5/2020). - Kalbe

Bisnis.com, JAKARTA — PT Kalbe Farma Tbk. memperkirakan vaksin Covid-19 yang tengah dikembangkan dengan Genexine akan tersedia pertengahan 2021.

Bernadus Karmin Winata, Direktur Keuangan Kalbe Farma menjelaskan bahwa perseroan tengah melakukan pengembangan vaksin Covid-19 bersama Genexine. Menurutnya, pengembangan fase pertama sudah berjalan di Korea Selatan.

“Jadi, masi perlu melalui fase kedua dan juga kemungkinan fase ketiga. Kalau bicara komersial, ini paling cepat kemungkinan pertengahan 2021,” jelasnya dalam paparan publik daring, Kamis (27/8/2020).

Bernardus mengatakan fase pertama akan selesai pada Oktober 2020—November 2020. Selanjutnya, pengembangan fase kedua akan dilakukan di Indonesia dan Korea Selatan.

“Kenapa harus ada fase-fase? karena keamanan dari produk harus menjadi prioritas nomor satu. Jadi, komersialisasi [vaksin] paling cepat pertengahan tahun depan,” ujarnya.

Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan perseroan juga bekerjasama dengan konsorsium nasional termasuk Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menyusun protokol uji klinis yang benar dengan durasi 1 sampai 2 bulan.

Adapun, uji klinis fase kedua kemungkinan akan memakan waktu 6 bulan.

Vidjongtius mengklaim memiliki kapasitas finish product yang cukup memadai yakni berkisar 50 hingga 60 juta unit dosis. Akan tetapi, emiten berkode saham KLBF itu memiliki tantangan berupa pemenuhan bahan baku.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten farmasi vaksin kalbe farma
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top