Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perkuat Modal, Pengelola Mal Kokas dan Gancit Absen Bagi Dividen

PT Pakuwon Jati Tbk. memilik untuk menahan laba dengan tidak membagikan dividen. Perseroan akan menggunakan laba untuk melihat peluang-peluang bisnis yang mungkin akan muncul agar dapat langsung dieksekusi.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  14:18 WIB
Mal Kota Kasablanka, salah satu pusat perbelanjaan yang dimiliki PT Pakuwon Jati Tbk. - pakuwonjati.com
Mal Kota Kasablanka, salah satu pusat perbelanjaan yang dimiliki PT Pakuwon Jati Tbk. - pakuwonjati.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai atas kinerja perseroan di tahun buku 2019.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan PT Pakuwon Jati  yang digelar hari ini, Selasa (25/8/2020).

Direktur Keuangan Pakuwon Jati Minarto Basuki mengatakan seluruh laba bersih senilai Rp2,7 triliun yang diperoleh akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan. 

"Laba juga akan kami gunakan untuk melihat peluang-peluang bisnis yang mungkin akan muncul agar dapat langsung dieksekusi," katanya dalam paparan publik perusahaan secara daring.

Absennya pembagian dividen tahun ini berbanding terbalik dengan tahun lalu. Untuk tahun buku 2018, perseroan membagikan dividen tunai senilai Rp7 per saham atau sebesar Rp337 miliar dari total laba Rp2,54 triliun.

Hingga semester I/2020, emiten pemilik pusat perbelanjaan Gandaria City dan Kota Kasablanka tersebut mengantongi pendapatan sebesar Rp1,97 triliun. Angka tersebut melorot 43,7 persen dibandingkan catatan semester I/2019 senilai Rp3,5 triliun.

Penurunan tersebut juga berimbas pada laba bruto perusahaan yang tercatat senilai Rp968 miliar. Perolehan tersebut terkoreksi 52,1 persen dari catatan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,02 triliun.

Hingga ukul 14.17 WIB, saham Pakuwon Jati terpantau di posisi 428. Saham berkode PWON naik 12 poin atau 2,88 persen dibandingkan dengan penutupan kemarin. Kapitalisasi pasar saham PWON mencapai Rp20,61 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti dividen Kinerja Emiten pakuwon jati
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top