Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terkait Pailit NPC International, Pengelola Pizza Hut (PZZA) Tegaskan Kondisi Finansial Stabil

NPC telah memutuskan penutupan sejumlah outlet di Amerika Serikat sebagai bagian dari proses kepailitan melalui media massa internasional.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 19 Agustus 2020  |  10:05 WIB
Restoran Pizza Hut. PT Sarimelati Kencana Tbk. merupakan pemegang lisensi warabalab Pizza Hut di Indonesia. Pada 2018, jaringan restoran maupun gerai Pizza Hut yang dikelola mencapai 378 titik di seluruh Indonesia - sarimelatikencana.co.id
Restoran Pizza Hut. PT Sarimelati Kencana Tbk. merupakan pemegang lisensi warabalab Pizza Hut di Indonesia. Pada 2018, jaringan restoran maupun gerai Pizza Hut yang dikelola mencapai 378 titik di seluruh Indonesia - sarimelatikencana.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten restoran PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) kembali mempertegas bahwa pihaknya tidak memiliki hubungan dengan proses kepailitan NPC International Inc. (NPC), operator restoran Pizza Hut di Amerika Serikat.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan Kurniadi Sulistyomo kepada BEI pada Rabu (19/8/2020), perseroan mengakui mengetahui informasi bahwa NPC telah memutuskan penutupan sejumlah outlet di Amerika Serikat sebagai bagian dari proses kepailitan melalui media massa internasional.

"PZZA dengan ini kembali menyatakan penegasan bahwa NPC tidak memiliki hubungan usaha maupun hubungan hukum dengan perseroan. Keputusan NPC untuk melakukan penutupan atas sejumlah outlet tersebut tidak memiliki dampak, baik dari aspek keberlangsungan usaha, kegiatan operasional, kondisi keuangan dan/atau hukum, baik secara langsung maupun tidak langsung, terhadap perseroan,” jelas manajemen.

Lebih lanjut, perseroan menyatakan kondisi keuangan masih stabil tercermin dari perolehan keuntungan usaha bersih dengan jumlah sebesar Rp10,47 miliar sepanjang enam bulan pertama tahun ini.

Pengelola restoran Pizza Hut tersebut juga menyampaikan dan memastikan kepada publik, termasuk seluruh pemegang saham, investor, konsumen dan keluarga besar karyawan perseroan di seluruh Indonesia, bahwa perseroan tidak akan mengalami dampak apapun, baik secara langsung maupun tidak langsung, sebagai akibat dari keputusan pengadilan terhadap NPC di Amerika Serikat.

Hingga Rabu (19/8/2020), perseroan juga telah berhasil membuka 19 outlet baru di berbagai wilayah di Indonesia. Beberapa outlet baru yang dibuka oleh perseroan sepanjang sebulan terakhir antara lain yang berlokasi di Kota Pangkal Pinang – Provinsi Bangka Belitung; Sawangan, Kota Depok – Provinsi Jawa Barat; Kota Singkawang – Provinsi Kalimantan Barat; dan Kota Palopo – Provinsi Sulawesi Selatan.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Direktur Sarimelati Kencana, Jeo Sasanto juga mengutarakan bahwa tren penjualan sudah berangsur normal pada semester kedua ini.

“Tren penjualan berangsur kembali menuju normal seiring dengan telah dibukanya kembali seluruh outlet kita termasuk ada penambahan beberapa outlet baru,” ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (4/8/2020).

Di lantai bursa, saham PZZA terpantau ditutup parkir pada zona hijau dengan penguatan sebesar 0,81 persen atau 5 poin ke level Rp625. Kendati demikian, sepanjang tahun berjalan perseroan masih mencatatkan koreksi sebesar 43,69 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

restoran pizza hut sarimelati kencana
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top