Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Intip Strategi Penjualan Pizza Hut (PZZA) Jelang Semarak Bukber Ramadan

PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) menyiapkan inovasi menu bernama Pedas Nusantara guna menyambut Ramadan 1445 H atau 2024.
Restoran Pizza Hut. PT Sarimelati Kencana Tbk. merupakan pemegang lisensi warabalab Pizza Hut di Indonesia. Pada 2018, jaringan restoran maupun gerai Pizza Hut yang dikelola mencapai 378 titik di seluruh Indonesia. / sarimelatikencana.co.id
Restoran Pizza Hut. PT Sarimelati Kencana Tbk. merupakan pemegang lisensi warabalab Pizza Hut di Indonesia. Pada 2018, jaringan restoran maupun gerai Pizza Hut yang dikelola mencapai 378 titik di seluruh Indonesia. / sarimelatikencana.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pemegang hak waralaba restoran Pizza Hut, PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) menyiapkan strategi khusus untuk mendongkrak penjualan dalam menyambut semarak buka bersama atau bukber Ramadan 2024.

Corporate Secretary Sarimelati Kencana, Kurniadi Sulistyomo, mengatakan momentum Ramadan menjadi bulan yang sangat penting bagi industri restoran Tanah Air. Sebab, selama periode ini selalu terjadi peningkatan konsumsi dan minuman secara signifikan.

"Seperti layaknya restoran-restoran lain, kami berharap pada Ramadan 2024 pertumbuhan penjualan akan semakin cepat lagi dibandingkan Ramadan tahun 2023 di seluruh outlet Ristorante, Pizza Hut dan PHD kami," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (7/3/2024). 

Dalam menyambut momentum Ramadan yang jatuh pada Maret 2024, PZZA menyiapkan inovasi yang akan diluncurkan untuk menyambut Ramadan mendatang. 

Inovasi menu tersebut adalah Pedas Nusantara, yakni pizza dengan kearifan lokal yang mengangkat empat sambal favorit dari daerah-daerah di Indonesia. 

Keempat sambal itu terdiri atas sambal kemangi dari Jawa Barat, sambal matah Bali, sambal bawang yang berasal Jawa Tengah, dan sambal hijau dari Sumatera Barat. 

"Konsumen juga dapat memilih varian Sambal untuk paket menu yang terdiri dari L1MO Pedas Nusantara, QU4RTZA Pedas Nusantara, Wingstreet Pedas, Kenduri Pedas Dan Paket Pedas Puas," ungkap kurniadi. 

Sementara itu, untuk minumannya, perseroan akan menyediakan es kembang gula dan es manga kocok sebagai pendamping konsumen dalam menyantap hidangan Pedas Nusantara. 

Kurniadi berharap inovasi PZZA dapat mendongkrak penjualan selama Ramadan 2024. Namun, dia enggan mengungkapkan target pertumbuhan penjualan selama periode tersebut. 

Sebagaimana diketahui, Pizza Hut merupakan salah satu perusahaan restoran yang terdampak isu boikot beberapa waktu lalu. Akibatnya, perseroan menghadapi serangkaian aksi unjuk rasa di berbagai wilayah, seperti Aceh, Sumatera, Sulawesi, Bulukumba, dan Madura.

Dari sisi kinerja, PZZA hingga kuartal III/2023 mencatatkan rugi bersih tahun berjalan Rp38,95 miliar. Jumlah ini naik 9,74% dari periode tahun sebelumnya yang merugi Rp35,49 miliar.

Padahal, penjualan bersih perseroan terpantau meningkat 4,36% year-on-year (YoY) menjadi Rp2,75 triliun. Capaian ini didorong oleh penjualan makanan yang mencapai Rp2,56 triliun atau naik 3,53% YoY, sementara minuman naik 16,74% YoY menjadi Rp197,75 miliar. 

Pada saat bersamaan, beban pokok penjualan yang mesti ditanggung perusahaan meningkat sebesar 8,71% YoY menjadi Rp927,88 miliar. Alhasil laba bruto PZZA sepanjang Januari—September 2023 mencapai Rp1,82 triliun, tumbuh 2,28% YoY.

Meski laba bruto meningkat, PZZA membukukan sejumlah beban yang akhirnya menggerogoti pendapatan perusahaan. Beban penjualan, semisal, tercatat mencapai Rp1,67 triliun atau meningkat 2,96% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

***

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper