Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Laba WIKA Gedung (WEGE) Amblas 46 Persen

Laba Wika Gedung (WEGE) pada semester I/2020 mencapai Rp96,61 miliar
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 18 Agustus 2020  |  12:19 WIB
Panel modular siap dikirim menggunakan kapal laut untuk kebutuhan renovasi kamps eks pengungsi Vietnam di Pulau Galang, Kepulauan Riau. - WIKA Gedung
Panel modular siap dikirim menggunakan kapal laut untuk kebutuhan renovasi kamps eks pengungsi Vietnam di Pulau Galang, Kepulauan Riau. - WIKA Gedung

Bisnis.com, JAKARTA -  PT Wijaya Karya Bangunan  Gedung Tbk atau Wika Gedung mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 46,8 persen pada paruh pertama tahun 2020.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dirilis,  Selasa (18/8/2020), Wika Gedung mencetak laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar Rp96,61 miliar. 

Jumlah tersebut jauh dibawah catatan pada semester I/2019. Kala itu, anak usaha PT Wijaya Karya tersebut mampu mencetak laba bersih senilai Rp181,6 miliar.

Penurunan laba bersih WEGE tidak terlepas dari koreksi pendapatan usaha selama paruh pertama 2020. WEGE membukukan pendapatan Rp1,71 triliun atau terkontraksi 20,46 persen dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp2,15 triliun.

Kendati berhasil menekan jumlah liabilitas, WEGE juga mencatatkan adanya pos utang baru dari liabilitas jangka pendek. Wika Gedung tercatat menambah pinjaman bank jangka pendek dari pihak ketiga sebesar Rp300 miliar berbanding posisi pada akhir tahun 2019.

Selain itu, utang usaha jangka pendek juga tercatat naik dari Rp1,11 triliun pada 31 Desember 2019 menjadi Rp1,23 triliun pada semester I/2020. Adapun, jumlah liabilitas secara keseluruhan mengalami penurunan dari Rp3,73 triliun menjadi Rp3,54 triliun hingga paruh pertama tahun 2020.

Sementara itu, arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi atau capital expenditure mengalami kenaikan. Hingga Juni 2020, WEGE mencatatkan Capex sebesar Rp167,93 miliar berbanding posisi pada semester I/2019 sebesar Rp65,3 miliar.

Saldo kas dan setara kas perusahaan pada akhir periode atau tahun mengalami kenaikan dari Rp583,56 miliar pada semester I/2019 menjadi Rp841,99 miliar hingga 30 Juni 2020.

Pada penutupan sesi pertama perdagangan Selasa (18/8/2020), saham wika gedung bertengger di level 198, naik 9 poin atau 4,76 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Saham berkode WEGE dibuka di level 188 dan bergerak di rentang 181 hingga 200 sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Wika Gedung Kinerja Emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top