Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

10 Juta UMKM Ditargetkan Go Digital, Startup Ini Tancap Gas

Dengan aplikasi bernama Jurnal, Mekari berharap dapat membantu UKM melakukan kolaborasi jarak jauh secara digital dengan rekan kerja.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 15 Agustus 2020  |  11:39 WIB
Aplikasi digital bernama Jurnal besutan perusahaan rintisan Mekari. - Istimewa
Aplikasi digital bernama Jurnal besutan perusahaan rintisan Mekari. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA –  Perusahaan Software as a Service Mekari mulai mengincar sektor UMKM dengan aplikasi akutansi berbasis online bernama Jurnal.

Suwandi Soh CEO Mekari berharap dengan aplikasi tersebut dapat mendorong UMKM untuk menjadi bagian. Menurutnya pada masa sulit ini, teknologi akan membantu UKM melakukan kolaborasi jarak jauh secara digital dengan rekan kerja.

“Selain itu teknologi membantu operasional UKM lebih efisien karena mengubah proses manual yang memakan waktu melalui digitalisasi dan automasi. Poin itulah yang dihadirkan Jurnal dengan harapan bisa membantu UKM Indonesia bisa lebih efektif dan efisien dalam mengelola keuangan bisnis, khususnya di masa sulit ini,” katanya, Sabtu (15/8/2020).

Suwandi mengatakan Jurnal memiliki 8 fitur yang dapat memudahkan operasional bisnis UKM. Diantaranya adalag Business & Financial Reports yang membantu pelaku UKM memastikan performa bisnis selalu terkontrol.

Lalu, fitur Accounting yang memudahkan proses akuntansi melalui automasi dan mengeliminasi risiko kesalahan dalam proses pembukuan. Terakhir fitur Transaction membantu pengelolaan akun kas dan bank secara efisien.

Sementara itu, Kemenkop UKM memperkirakan dari sekitar 64 juta UMKM di Indonesia baru 13 persen yang telah go digital. Kemenkop UKM menargetkan 10 juta UMKM dapat terdigitalisasi hingga akhir 2020. Saat ini telah ada 9,4 juta UMKM yang go digital bertambah sebanyak 1,4 juta dari tahun 2019 yang masih di angka 8 juta UMKM.

Muhammad Ikhsan Ingratubun Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo). mengimbau anggotanya agar memanfaatkan digitalisasi untuk melakukan promosi serta penjualan produknya agar dikenal pasar lebih luas dengan cara yang efisien.

“Sejauh ini, Akumindo mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan SDM-nya agar bisa mengoperasikan teknologi dan memanfaatkan platform digital seperti media sosial untuk memperluas jangkauan penjualan produknya. Kemampuan branding, kualitas foto atau gambar produk dalam promosi di media sosial misalnya menjadi salah satu edukasi yang diberikan kepada anggota Akumindo,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm StartUp
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top