Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba Bersih Menyusut 57 Persen, Saham ITMG Masih Memanas

Saham ITMG memanas menyusul publikasi laporan keuangan perseroan.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  13:25 WIB
Aktivitas pertambangan batu bara kelompok usaha PT Indo Tambangraya Megah Tbk.  - itmg.co.id
Aktivitas pertambangan batu bara kelompok usaha PT Indo Tambangraya Megah Tbk. - itmg.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Saham emiten pertambangan batu bara, PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG), masih menguat kendati kinerja laba menurun.

Pada perdagangan Kamis (13/8/2020) sesi I, saham ITMG naik 1,23 persen atau 100 poin menjadi Rp8.225, setelah bergerak di rentang Rp8.075 - Rp8.325.

Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp9,29 triliun, dengan price to earning ratio (PER) 10,87 kali.

Sepanjang tahun berjalan, saham ITMG turun 28,32 persen. Namun, dalam sebulan terakhir harga masih menguat 7,17 persen.

Dalam laporan keuangan pada Rabu (12/8/2020), Indo Tambangraya Megah membukukan penurunan kinerja sepanjang paruh pertama tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, emiten berkode saham ITMG itu hanya mengantongi pendapatan sebesar US$652,62 juta pada semester I/2020. Realisasi itu turun 26,89 persen dibandingkan dengan US$892,7 juta pada semester I/2019.

Lebih rinci, penjualan batubara masih menjadi kontributor utama total pendapatan perseroan, kemudian dilanjutkan dari penjualan bahan bakar dan pendapatan jasa.

Adapun, penjualan batu bara ke pihak ketiga ITMG sebesar US$589,31 juta, sedangkan penjualan batubara ke pihak berelasi berada di level US$28,82 juta.

Kemudian, penjualan bahan bakar pihak ketiga sebesar US$33,05 juta dan pendapatan jasa pihak ketiga sebesar US$1,44 juta.

Sejalan dengan pelemahan pendapatan, ITMG membukukan penurunan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk 57,8 persen secara tahunan menjadi sebesar US$29,8 juta dibandingkan dengan perolehan laba periode yang sama tahun lalu sebesar US$70,82 juta.

Padahal, perseroan tampak telah menekan beberapa beban, salah satunya beban pokok pendapatan yang turun 23,5 persen menjadi sebesar US$558,63 juta dibandingkan dengan semester I/2019 sebesar US$730,3 juta.

Di sisi lain, per 30 Juni 2020 ITMG memiliki total liabilitas ITMG sebesar US$366,84 juta, naik13,02% daripada posisi akhir 2019 sebesar US$324,57 juta.

Total liabilitas tersebut terdiri atas US$267,17 juta liabilitas jangka pendek dan sebesar US$99,67 juta liabilitas jangka panjang.

Sementara itu, total aset perseroan per 30 Juni 2020 sebesar US$1,22 miliar dengan jumlah kas dan setara kas sebesar US$207,69 juta.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham Kinerja Emiten indo tambangraya megah
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top