Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Trisula International (TRIS) Genjot Kontribusi Ekspor APD

APD yang yang dihasilkan berupa baju hazmat dan masker nonmedis untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan ekspor.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 11 Agustus 2020  |  07:55 WIB
Direktur Utama PT Trisula International Tbk (TRIS) Santoso Widjojo memberikan penjelasan usai RUPST di Jakarta, Senin (29/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Direktur Utama PT Trisula International Tbk (TRIS) Santoso Widjojo memberikan penjelasan usai RUPST di Jakarta, Senin (29/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten tekstil PT Trisula International Tbk. menikmati kontribusi pendapatan dari ekspor alat pelindung diri.

Direktur Utama Trisula International Santoso Widjojo menjelaskan bahwa produksi alat pelindung diri (APD) dilakukan melalui anak usaha PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing dan PT Trimas Sarana Garment Industry. APD yang yang dihasilkan berupa baju hazmat dan masker nonmedis untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan ekspor.

“Sampai dengan saat ini yang telah terealisasi, ekspor APD berkontribusi sebesar 5,4 persen dari total penjualan perseroan per 30 Juni 2020,” jelasnya kepada Bisnis, Senin (10/8/2020).

Emiten berkode saham TRIS itu melaporkan penurunan penjualan bersih 11,56 persen secara tahunan menjadi Rp631,50 miliar per 30 Juni 2020. Kontribusi ekspor mencapai 51 persen atau setara dengan Rp324,2 miliar paruh pertama tahun ini. 

Santoso mengatakan ada beberapa proyek yang sedang dalam proses penjajakan. Dengan demikian, perseroan optimistis kontribusi APD semakin besar.

“Sampai dengan akhir tahun akan terdapat peningkatan kontribusi APD untuk pasar ekspor,” imbuhnya.

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2020, TRIS membukukan laba bersih Rp2,12 miliar per 30 Juni 2020. Posisi itu turun dari Rp2,30 miliar periode yang sama tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor trisula international
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top