Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Tertekan Aksi Jual Asing, Seluruh Sektor Melemah

Aksi jual investor asing di pasar modal dalam negeri membenamkan pergerakan indeks harga saham gabungan pada sesi perdana Agustus 2020.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  16:47 WIB
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Pada penutupan perdagangan awal pekan, IHSG ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Pada penutupan perdagangan awal pekan, IHSG ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Seluruh sektor mengalami pelemahan pada perdagangan perdana Agustus 2020 seiring dengan tingginya aksi jual investor asing.

Aksi jual investor asing di pasar modal dalam negeri membenamkan pergerakan indeks harga saham gabungan pada sesi perdana Agustus 2020.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi 2,78 persen ke level 5.006,22 pada akhir sesi Senin (3/8/2020). Sebanyak 401 saham terkoreksi, 54 saham menguat, dan 241 saham stagnan.

Sejumlah bursa di kawasan Asean juga mengalami tekanan pada sesi perdagangan Senin (3/8/2020). Bursa Thailand, Malaysia, dan Filipina terkoreksi masing-masing 0,40 persen, 1,71 persen, dan 3,58 persen.

Investor asing menekan pasar modal dalam negeri dengan nilai net sell atau jual bersih Rp1,48 triliun. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menjadi sasaran utama aksi jual dengan nilai net sell Rp593,0 miliar diikuti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) urutan kedua dengan Rp268,0 miliar.

Saham badan usaha milik negara (BUMN) lain yang menjadi sasaran aksi jual yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp74,5 miliar dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) Rp21,6 miliar. Adapun, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) juga ikut dilepas asing dengan nilai net sell Rp2,7 miliar.

Data Bloomberg menunjukkan sektor saham pertambangan menjadi penekan utama IHSG dengan koreksi 4,54 persen diikuti oleh sektor saham properti 3,69 persen. Sektor saham infrastruktur dan sektor saham industri dasar turut menekan indeks dengan tertekan masing-masing 3,64 persen dan 3,01 persen.

Koreksi emiten-emiten berkapitalisasi pasar jumbo atau big caps jadi penekan utama pergerakan IHSG. BBRI dengan koreksi 5,38 persen dan BMRI dengan koreksi 5,17 persen jadi penekan utama indeks Senin (3/8/2020).

BBCA, TLKM, dan ASII ikut menekan pergerakan IHSG. Tiga emiten berkapitalisasi ratusan triliun itu terkoreksi masing-masing 1,76 persen, 4,26 persen, dan 5,24 persen.

Tabel kinerja sektoral pembentuk IHSG hari ini, Senin 3 Agustus 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham Indeks BEI
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top