Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penjualan Domestik Ritel Topang Kinerja UNVR

UNVR berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp21,77 triliun, tumbuh 1,5 persen daripada realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp21,45 triliun.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  19:16 WIB
Unilever - www.unilever.co.id
Unilever - www.unilever.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Penjualan domestik ritel PT Unilever Indonesia Tbk. berhasil menopang kinerja top line perseroan sehingga dapat mencatatkan pertumbuhan di tengah masih banyaknya tantangan bisnis akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, emiten berkode saham UNVR itu berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp21,77 triliun, tumbuh 1,5 persen daripada realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp21,45 triliun.

Hemant Bakshi, Presiden Direktur Unilever Indonesia, mengatakan bahwa pertumbuhan penjualan tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan domestik sebesar 1,6 persen secara year on year (yoy) di level Rp20,76 triliun.

Lebih rinci, dia menjelaskan, perseroan telah menunjukkan kemampuan untuk terus bertumbuh dalam kondisi yang sangat menantang di tengah pandemi Covid-19 dengan tercatatnya peningkatan penjualan domestik retail yang positif (tanpa UFS) pada angka 2,4 persen di paruh pertama 2020.

“Pertumbuhan ini didorong oleh kategori produk yang sangat dibutuhkan dalam pandemi seperti produk kebersihan kesehatan dan juga produk makanan minuman,” ujar Hemant seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (30/7/2020).

Sementara itu, untuk unit Unilever Foods Solution (UFS), unit B2B Perseroan, yang konsumen utamanya adalah Hotel, Restoran & Café/Catering (Horeca), pada paruh pertama 2020 ini dihadang oleh banyak tantangan dengan tutupnya berbagai kegiatan industri hospitality dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain itu, perseroan juga menghadapi tantangan dengan adanya tambahan berbagai biaya operasional untuk mempertahankan rantai pasokan (ketersediaan material), biaya kesehatan dan keamanan (misalnya suplemen, masker, PCR test) dalam masa pandemi.

Biaya tambahan tersebut diperlukan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan karyawan serta memastikan keberlangsungan bisnis dan pemenuhan kebutuhan produk bagi konsumen.

Alhasil, UNVR mencatat laba bersih sebesar Rp3,62 triliun, turun tipis daripada perolehan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,69 triliun. 

Hemant mengatakan, hasil itu dicapai dengan adanya langkah-langkah optimalisasi dalam beberapa aspek, di antaranya dengan mendengarkan dan menjawab kebutuhan konsumen melalui inovasi yang dieksekusi secara gesit untuk mendorong penjualan dan juga pengetatan biaya operasional.

“Di tengah situasi yang penuh tantangan seperti saat ini, fokus kami adalah memastikan kesehatan dan keselamatan karyawan, menjawab kebutuhan konsumen dan pelanggan, serta terus mengirimkan dukungan bagi komunitas atau masyarakat Indonesia,” ujar Hemant.

Kemudiam, Hemant menyebutkan, selama paruh pertama 2020, UNVR telah meluncurkan beberapa inovasi yang sangat relevan untuk menjawab kebutuhan konsumen di tengah pandemi, di antaranya adalah Lifebuoy Hand Sanitizer, Sahaja Spray Higienis, Wipol Disinfectant Spray, serta Wipol Surface Disinfecting Wipes. Selain itu, Perseroan juga tetap melakukan inovasi dalam kategori lain seperti Ice

Cream untuk konsumsi di rumah dengan kembali menghadirkan Vienetta dan meluncurkan beberapa varian baru seperti Walls Strawberry Cheesecake; serta pada kategori Personal Care dengan meluncurkan Vaseline Hand Cream Anti-Bacterial.

Hermant meyakinkan masyarakat bahwa perseroan akan terus hadir bersama masyarakat Indonesia dalam melalui tantangan di masa pandemi ini.

“Perseroan optimis bahwa jika semua pihak menjalankan perannya dengan sungguh-sungguh, bersama kita akan melewati masa sulit ini dan perekonomian Indonesia akan kembali bangkit,” jelas Hemant.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unilever Kinerja Emiten
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top