Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham UNTR Naik Hampir 3 Persen, Indeks Bisnis-27 Selamat dari Zona Merah

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 10 emiten anggot Indeks Bisnis-27 menguat, 3 emiten stagnan, dan 14 emiten lain melemah.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  16:20 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 melanjutkan tren penguatan pada penutupan pasar Selasa (28/7/2020), setelah parkir di zona hijau berkat kenaikan tipis.

Setelah dibuka pada level 458,851, indeks ditutup menguat 0,24 persen atau 1,1 poin ke level 459,949. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di kisaran 458,296 hingga 463,27.  Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sebelumnya Senin (27/7/2020), indeks Bisnis-27 juga ditutup menguat 0,7 persen atau 3,18 poin ke level 456,828.Dari

27 anggota konstituen indeks, 10 emiten terpantau menguat, 3 emiten berada pada posisi stagnan, sementara 14 emiten lain berada dalam posisi melemah. Penguatan indeks lagi-lagi ditopang oleh emiten alat berat PT United Tractors Tbk. (UNTR) dengan kenaikan 2,86 persen atau 600 poin ke level Rp21.600.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, UNTR berhasil membukukan penjualan batu bara sebanyak 5,62 juta ton sepanjang paruh pertama 2020. Realisasi penjualan batu bara melalui anak usahanya PT Tuah Turangga Agung itu lebih tinggi 14 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 4,92 juta ton.

Sementara, saham emiten ritel PT Ace Hardware Tbk. (ACES) dan perbankan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) juga terpantau menguat masing-masing 2,12 persen ke level Rp1.685 dan 1,39 persen ke level Rp30.925.

Berdasarkan besaran transaksi, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mengungguli keperkasaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan menjadi emiten anggota indeks yang paling banyak diperjualbelikan pada perdagangan hari ini. Hingga penutupan perdagangan, saham BBCA sudah ditransaksikan sebanyak Rp403,03 miliar dengan total beli bersih asing mencapai Rp20,65 miliar.

Di sisi lain, saham emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) menjadi pemberat indeks pada penutupan perdagangan hari ini dengan koreksi sebesar 2,5 persen atau 70 poin ke level Rp2.730.

Selain EXCL, saham emiten kertas PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) juga terpantau menjadi pemberat indeks dengan penurunan sebesar 2,29 persen atau 175 poin ke level Rp7.475.

Berbeda dengan indeks Bisnis-27, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ternyata terpantau parkir pada zona merah pada penutupan perdagangan hari ini. IHSG ditutup pada level 5.112,989 turun 0,07 persen atau 3,677 poin.

Di sisi lain, bursa Asia ternyata ditutup variatif pada akhir perdagangan. Indeks Jepang Nikkei 225 terpantau melemah 0,26 persen sedang indeks Hong Kong Hang Seng naik 0,6 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG indeks bisnis27
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top