Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Investor Masih Wait and See, IHSG Diprediksi Rawan Koreksi

IHSG disebut bakal menguji level resistance pada rentang 5.090—5.129 serta level support 5.021—4.991.
Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas,  Jakarta, Rabu (15/7/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (15/7/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini, Selasa (21/7/2020).

Sebagai catatan, pada perdagangan Senin (20/7/2020), IHSG mengakhiri pergerakan di zona merah setelah terkoreksi 0,56 persen ke level 5.051,11. Adapun pelemahan didorong oleh sektor aneka industri dan sektor pertambangan yang masing-masing terkoreksi 1,62 persen dan 1,25 persen.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher mengatakan pada dasarnya kemarin ada sentimen positif yang datang dari China yakni mengenai vaksin Covid-19. Sayangnya hal tersebut tak mampu menopang pergerakan IHSG yang dibayangi kekhawatiran akan kasus Covid-19 yang terus naik di Tanah Air.

Lebih lanjut, Dennies memprediksi IHSG kembali melemah pada hari ini. Menurutnya, secara teknikal stochastic melebar setelah membentuk deadcross di area overbought mengindikasikan pelemahan masih akan berlanjut.

 “Pergerakan akan cenderung terbatas karena investor masih akan wait and see menunggu rilis laporan keuangan emiten kuartal kedua 2020,” tuturnya dalam riset harian seperti dikutip Bisnis, Selasa (21/7/2020).

IHSG bakal menguji level resistance pada rentang 5.090—5.129 serta level support 5.021—4.991. Adapun rekomendasi saham Artha Sekuritas pada perdagangan hari ini sebagia berikut :sejumlah saham yang layak dicermati pada hari ini menurut Artha Sekuritas antara lain:

PTPP

Target Price: 1.080—1.120

Entry Level:  870 – 900

Stop Loss: 950

Mengalami koreksi setelah menguji resistance, uji support.

 

SCMA

Target Price: 1.350—1.400

Entry Level:  950 – 975

Stop Loss: 1,200

Mengalami konsolidasi setelah breakout.

 

WSBP

Target Price: 220—230

Entry Level:  200 – 210

Stop Loss: 195

Bergerak di sekitar area support trend konsolidasi jangka pendek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper