Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurs Jisdor Melemah ke 14.512, Rupiah Bertahan Kuat di Pasar Spot

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.512 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Selasa (14/7/2020).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 14 Juli 2020  |  10:47 WIB
Karyawan menunjukan uang dolar Amerika Serikat (AS) di Jakarta, Rabu (27/5/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menunjukan uang dolar Amerika Serikat (AS) di Jakarta, Rabu (27/5/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.512 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Selasa (14/7/2020).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.512 per dolar AS, melemah 26 poin atau 0,18 persen dari posisi Rp14.486 pada Senin (13/7/2020).

Sebaliknya, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 52 poin atau 0,36 persen ke level Rp14.372 per dolar AS pukul 10.00 WIB dibandingkan level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (13/7/2020), nilai tukar mata uang rupiah ditutup di level Rp14.425 per dolar AS dengan apresiasi sebesar 10 poin atau 0,07 persen.

Penguatan rupiah terhadap dolar AS bahkan sempat berlanjut ke level Rp14.355 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Selasa. Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak dalam kisaran 14.355 – 14.372 per dolar AS.

Mata uang lainnya di Asia tampak bergerak variatif terhadap dolar AS pagi ini. Won Korea Selatan melemah 0,51 persen, sedangkan dolar Taiwan terapresiasi tipis 0,04 persen.

Sementara itu, indeks dolar, yang melacak pergerakan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang utama dunia lainnya, terpantau menanjak 0,11 persen atau 0,109 poin ke posisi 96,573 pukul 10.20 WIB.

Menurut Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim, penguatan rupiah didukung oleh meningkatnya minat investasi aset berisiko seiring dengan adanya perkembangan vaksin Covid-19.

Untuk diketahui, belum lama ini Gilead Science Inc. mengatakan bahwa data tambahan dari penelitian tahap menunjukkan antivirus Remdesivir dapat mengurangi risiko kematian dari pasien terjangkit Covid-19 cukup parah hingga 62 persen dibandingkan dengan perawatan standar.

Kendati demikian, penguatan rupiah terbatas karena pelaku pasar merespons negatif kasus Covid-19 di Indonesia yang dalam beberapa pekan ini mencetak rekor tertinggi.

“Apabila situasi tidak segera kondusif, maka masalah pandemi virus corona ini akan menjalar ke sektor lainnya yaitu sektor ekonomi dan keuangan,” jelas Ibrahim. Rupiah diprediksi akan bergerak dalam kisaran Rp14.400-Rp14.440 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

Tanggal

Kurs

14 Juli

Rp14.512

13 Juli

Rp14.486

10 Juli

Rp14.501

9 Juli

Rp14.446

8 Juli

Rp14.460

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah jisdor
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top