Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Garuda (GIAA) Laporkan Sudah 400 Karyawan Ambil Pensiun Dini, Seberapa Untung?

Maskapai milik negara itu menawarkan program pensiun dini kepada karyawan dengan usia di atas 45 tahun.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 14 Juli 2020  |  12:41 WIB
 Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menjadi narasumber diskusi bertema Semangat Baru Garuda di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2020). - Antara
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menjadi narasumber diskusi bertema Semangat Baru Garuda di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. memberikan penawaran pensiun dini kepada jajaran karyawan sebagai bagian strategi untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan pihaknya menempuh sejumlah inisiatif untuk bertahan di situasi penyebaran pandemi Covid-19. Maskapai milik negara itu menawarkan program pensiun dini kepada karyawan dengan usia di atas 45 tahun.

“Sampai saat ini sudah 400 orang bersedia secara sukarela,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Selasa (14/7/2020).

Irfan mengungkapkan ada beberapa alasan karyawan mengambil program pensiun dini. Beberapa di antaranya karena faktor kesehatan, beberapa kerena lelah bekerja, dan beberapa mengambil pilihan di luar Garuda Indonesia.

“Dalam jangka pendek, [program pensiun dini] memberikan beban dari sisi finansial tetapi dalam jangka panjang memberikan keuntungan dari sisi finansial,” jelasnya.

Dia mengatakan manajemen tidak memiliki target untuk program pensiun dini. Akan tetapi, pihaknya akan terus menawarkan opsi tersebut.

“Tentu saja dalam bentuk penawarannya adalah norma hak-hak pensiun ditambah beberapa sweetener untuk membuat mereka tertarik mengambil program ini,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN Garuda Indonesia Kinerja Emiten
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top