Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham BRI Syariah (BRIS) Paling Diburu Investor Sepekan Terakhir (6-10 Juli 2020)

Dalam sepekan terakhir, harga saham BRIS naik hampir 50 persen. Saham BRIS tercatat paling banyak ditransaksikan dari sisi frekuensi dan volume saham.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 12 Juli 2020  |  04:56 WIB
Karyawan menanta uang rupiah di kantor cabang Bank BRI syariah, Senin (3/7/2017). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan menanta uang rupiah di kantor cabang Bank BRI syariah, Senin (3/7/2017). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk. menjadi saham yang paling sering diperdagangkan dalam sepekan terakhir, mulai dari 6 hingga 10 Juli 2020. Isu merger bank syariah menjadi pemantik kenaikan harga saham BRIS.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan, selama lima sesi perdagangan, saham BRIS diperdagangkan dengan frekuensi sebanyak 192.333 kali. Volume saham yang diperdagangkan mencapai 3,24 miliar lembar senilai Rp1,45 triliun. 

Kinerja saham BRIS yang moncer turut mengantarkan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. ini ke dalam daftar saham paling cuan sepekan terakhir. Harga saham BRIS tercatat naik 49 persen sepanjang pekan lalu.

Dalam lima hari perdagangan, saham BRIS ditutup di zona hijau sebanyak 3 sesi sedangkan 2 sesi lain di zona merah. Dalam sebulan tearkhir, harga saham BRIS sudah naik hampir 60 persen sedangkan dalam periode tahun berjalan, kenaikan mencapai 43,64 persen.

Secara umum, pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level 5.000. Sepanjang pekan, IHSG bergerak di kisaran 4.987 s.d 5.076. Secara kumulatif IHSG ditutup menguat 1,16 persen.

Berdasarkan catatan Bisnis, harga saham BRIS mulai melesat tidak lama setelah Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan rencana merger bank syariah milik BUMN. Pada 2 Juli 2020, Erick mengatakan rencana merger bank syariah milik BUMN diharapkan rampung pada Februari 2021.

Erick mengatakan upaya merger bank syariah BUMN tersebut dilakukan untuk mendorong pengembangan pasar keuangan syariah. Pasalnya, menurutnya, pasar syariah juga memiliki prospek kebutuhan yang cukup besar di Indonesia.

“Kami sedang mengkaji bank-bank syariah ini jadi satu, Insya Allah Februari tahun depan jadi satu, Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan sebagainya,” katanya Kamis (2/7/2020).

Selain BRIS, ada dua bank umum syariah dan satu unit usaha syariah yang dimiliki BUMN, yaitu PT Bank BNI Syariah, PT Bank Syariah Mandiri, dan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transaksi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top