Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABAR PASAR: Pesan IMF, Keputusan Unilever dan Auditor Covid-19 Bergerak Cepat

Sejumlah berita menjadi topik utama harian Bisnis Indonesia hari ini, Jumat (26/6/2020), di antaranya mengenai sektor padat karya dan UMKM yang diharapkan menopang perekonomian bayang-bayang resesi.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 Juni 2020  |  05:55 WIB
Kantor pusat Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington D.C., AS - Bloomberg / Andrew Harrer
Kantor pusat Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington D.C., AS - Bloomberg / Andrew Harrer

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah berita menjadi topik utama harian Bisnis Indonesia hari ini, Jumat (26/6/2020), di antaranya mengenai sektor padat karya dan UMKM yang diharapkan menopang perekonomian bayang-bayang resesi.

Berikut ini ringkasan sejumlah topik utama hari ini:

Menjaga Sektor Penopang. Bayang-bayang resesi kian menguat setelah IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini. Sektor industri padat karya dan UMKM diharapkan mampu menjadi penopang perekonomian dengan didukung efektivitas pemberian stimulus.

Dalam World Economic Outlook (WEO) Juni 2020 yang dirilis pada Rabu (24/6), Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) memangkas prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini dari sebelumnya 0,5 persen menjadi -,3 persen.

Pengawasan Anggaran Covid-19: Auditor Bergerak Cepat. Pelaksanaan penggunaan anggaran penanganan pandemi akan diawasi secara ketat oleh lembaga audit baik eksternal maupun internal, seiring dengan terbitnya Perpres No. 72/2020 yang mengesahkan penambahan dana darurat Covid-19.

Pemerintah Pangkas PPh Korporasi. Pemerintah menurunkan tarif wajib pajak (WP) badan dalam negeri yang berbentuk perseroan terbatas melalui PP No. 30/2020 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka.

Gerak Rupiah Terbatas. Menutup perdagangan akhir pekan, nilai tukar rupiah atas dolar AS diprediksi tidak banyak berubah dari posisinya pada penutupan perdagangan Kamis (25/6).

Merek Krim Pemutih di India Akan Diganti. Unilever Plc. berencana mengganti merek krim pemutih wajah Fair & Lovely di India seiring dengan pertumbuhan reaksi keras publik atas branding yang menjual stereotip rasial.

Kesepakatan Dagang Mundur Lagi. Kesepakatan perdagangan Amerika Serikat dan China mengalami kemunduran lagi menyusul keinginan Negeri Panda menerapkan hambatan nontarif pada produk pertanian asal Negeri Paman Sam.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rupiah unilever imf kabar pasar
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top