Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pool Advista (POOL) Klarifikasi Kabar 13 MI Terseret Kasus Jiwasraya

Direktur Pool Advista Indonesia Marhaendra mengklarifikasi pemberitaan yang menyebutkan inisial MI PA sebagai Pool Advista.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 25 Juni 2020  |  18:12 WIB
Pool Advista (POOL) Klarifikasi Kabar 13 MI Terseret Kasus Jiwasraya
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pool Advista Indonesia Tbk. mengklarifikasi pemberitaan terkait penetapan 13 manajer investasi sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Lewat keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (25/6/2020), Direktur Pool Advista Indonesia Marhaendra mengklarifikasi pemberitaan yang menyebutkan inisial MI PA sebagai Pool Advista. Menurutnya, PA yang dimaksud bukanlah perseroan.

“Melainkan PT Pool Advista Aset Manajemen [PT PAAM] yang merupakan anak usaha dari peseroan,” jelasnya Kamis (25/6/2020).

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), emiten berkode saham PAAM itu mengempit kepemilikan 100 persen di PAAM. Adapun, PAAM memiliki izin sebagai manajer investasi (MI) sejak tahun 2009.

Saat ini, PAAM memiliki 18 produk reksa dana. Total nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana perseroan senilai Rp741,55 miliar.

PAAM sebelumnya memiliki nama PT Kharisma Aset Manajemen dengan modal dasar Rp260 miliar dan modal disetor Rp58 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manajer investasi Jiwasraya pt pool advista indonesia tbk
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top