Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Perbankan Volatil. Indeks Bisnis-27 Terseok-seok

Di awal perdagangan hari ini, dari 27 anggota konstituen indeks, tidak ada emiten yang terpantau berada di zona hijau. 26 emiten terpantau melemah sementara hanya 1 emiten yang pada posisi stagnan.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 25 Juni 2020  |  09:53 WIB
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 tidak mampu melanjutkan penguatannya pada awal perdagangan Kamis (25/6/2020), setelah ditutup parkir pada zona hijau pada hari sebelumnya. 

Setelah dibuka pada level 440,889, indeks hasil kerjasama Bursa Efek Indonesia dan harian Bisnis Indonesia tersebut langsung melemah 1,47 persen atau 6,47 poin ke level 434,418 pada pukul 09.02 WIB. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di kisaran 434,418 hingga 440,889.  

Sementara, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sebelumnya Rabu (24/6/2020), indeks Bisnis-27 juga menguat 2,24 persen atau 9,64 poin ke level 440,889.

Dari 27 anggota konstituen indeks, tidak ada emiten yang terpantau berada di zona hijau. 26 emiten terpantau melemah sementara hanya 1 emiten yang pada posisi stagnan.

Pelemahan indeks terutama dikontribusikan oleh penurunan harga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan koreksi sebesar 2,43 persen atau 125 poin ke level Rp5.025.

Selain BMRI, laju saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) juga bergerak negatif dengan penurunan masing-masing 2,2 persen dan 2,11 persen.

Padahal, secara persentase, saham dengan kenaikan tertinggi pada penutupan perdagangan Rabu (24/5/2020) kemarin adalah BBNI dan BMRI dengan penguatan sebesar 8,22 persen dan 7,52 persen. Di sisi lain, pada awal perdagangan kemarin, dua emiten perbankan pelat merah tersebut menjadi pemberat indeks hingga dibuka pada zona merah.

Satu-satunya emiten dengan pergerakan harga stagnan adalah emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) yang masih berada pada level Rp2.690, sama seperti harga penutupannya pada perdagangan hari sebelumnya.

Bersamaan dengan indeks Bisnis-27, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau terus melemah pada awal perdagangan hari ini. IHSG dibuka pada level 4.932,705, turun 0,65 persen atau 32,030 poin hingga pukul 09.15 WIB.

Bursa Asia ternyata juga dibuka loyo pada awal perdagangan hari ini. Indeks Jepang Nikkei 225 melemah 1,57 persen sedang indeks Hong Kong Hang Seng berada pada posisi stagnan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG indeks bisnis27
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top