Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pefindo Pangkas Peringkat Kredit Modernland Realty (MDLN) Jadi CCC, Ada Risiko Default

Pefindo menyebut penempatan CreditWatch dengan implikasi negatif berkaitan dengan risiko penurunan lebih lanjut menjadi default.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 25 Juni 2020  |  08:07 WIB
Logo Modernland - Istimewa
Logo Modernland - Istimewa

Bisnis.com,JAKARTA— PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo menurunkan peringkat PT Modernland Realty Tbk. menjadi dari idBBB menjadi idCCC (Triple C; CreditWatch with Negative Implication) untuk periode 23 Juni 2020 hingga 23 September 2020.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Pefindo menjelaskan bahwa peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi dari perusahaan serta laporan keuangan yang diaudit per 31 Desember 2019. 

“Obligor dengan peringkat idCCC saat ini rentan dan tergantung pada kondisi bisnis dan keuangan yang menguntungkan untuk memenuhi komitmen keuangannya,” tulis Tim Pefindo yang dikutip, Kamis (25/6/2020).

Lebih lanjut, Pefindo menjelaskan bahwa penempatan CreditWatch dengan implikasi negatif sehubungan dengan risiko penurunan lebih lanjut menjadi default atau gagal bayar. Kondisi itu bisa terjadi apabila MDLN gagal memenuhi kewajiban keuangannya secara penuh dan tepat waktu.

“CreditWatch ini akan ditinjau kembali selambat-lambatnya dalam waktu 3 bulan sesuai dengan perkembangan kondisi perusahaan dan ketersediaan data serta informasi dari perusahaan,” imbuh Pefindo.

Selain peringkat perusahaan, Pefindo juga memangkas peringkat Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Seri B Tahun 2015 Modernland Realty senilai Rp150 miliar dari idBBB- menjadi idCCC. Pemeringkatan itu berlaku untuk periode 23 Juni 2020 sampai dengan 7 Juli 2020.

“Efek utang dengan peringkat idCCC pada saat ini rentan untuk gagal bayar dan tergantung pada kondisi bisnis dan keuangan yang lebih menguntungkan untuk dapat memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya atas efek utang,” jelas Pefindo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi modernland
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top