Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Bank Jumbo Dorong IHSG Menguat Sesi I

hingga sesi I, IHSG mampu menanjak 1,81 persen atau 88,25 poin menuju 4.967,38. Sepanjang hari indeks bergerak di rentang 4.879,13 - 4.968,5.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  11:43 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah saham perbankan mendorong Indeks harga saham gabungan rebound ke zona hijau setelah tersungkur dua hari berturut-turut di zona merah.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) langsung tancap gas sejak pembukaan perdagangan, Rabu (24/6/2020). Laju indeks menembus level resistance 4.940,593 dan menguat 1,24 persen hingga pukul 09:26 WIB.

Adapun, hingga sesi I, IHSG mampu menanjak 1,81 persen atau 88,25 poin menuju 4.967,38. Sepanjang hari indeks bergerak di rentang 4.879,13 - 4.968,5.

Terpantau 265 saham menguat, 122 saham melemah, dan 140 saha stagnan. Investor asing net buy Rp137,18  miliar.

Pergerakan saham perbankan berkapitalisasi pasar jumbo atau big caps mendorong penguatan IHSG pada awal perdagangan, Rabu (26/4/2020).

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menguat 1,33 persen ke level Rp28.475. Selanjutnya, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) juga langsung tancap gas dengan menguat 2,99 persen ke level Rp3.100.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menguat 6,47 persen ke level Rp5.100. Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) juga tidak ketinggalan melenggang di zona hijau dengan menanjak 7,08 persen ke level Rp4.690.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan cukup banyak sentimen positif yang mewarnai pergerakan IHSG. Dengan demikian, terbuka peluang rebound untuk pergerakan indeks.

“Di tengah secara valuasi banyak saham sangat menarik untuk dibeli, kami merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan buy, khususnya saham yang akan membagikan dividen atau swing trade,” jelasnya melalui riset harian, Rabu (24/6/2020).

Sementara itu, pergerakan bursa Asia mayoritas menguat pagi ini. Indeks Nikkei 225 menguat 0,12 persen, indeks Hang Seng menguat 0,08 persen, dan indeks Shanghai Composite menguat 0,14 persen.

Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG akan bergerak menguat pada perdagangan hari ini, didorong oleh sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri.

Dari Amerika Serikat, proposal stimulus tambahan untuk infrastruktur sebesar US$1.5 triliun sudah berada di meja parlemen AS dan akan dibahas dalam waktu dekat. Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan akan ada stimulus lanjutan yang fokus untuk membuat orang kembali bekerja.

Sentimen lain datang dari perjanjian damai dagang antara AS-China yang masih berlangsung serta penasehat ekonomi AS, Larry Kudlow yang menegaskan belum ada tanda-tanda second wave Covid-19 terjadi di AS.

Dari dalam negeri, Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) mengatakan banyak anggota dari emiten anggota AEI yang mengalami kesulitan arus kas karena pendapatan yang turun sangat drastis akibat kebijakan PSBB.

Meski sudah mulai dilonggarkan, hal ini tidak serta membuat perekonomian langsung pulih. Sehingga AEI mengkhawatirkan adanya resesi di Indonesia.

“Meski demikian, IHSG hari ini kami perkirakan masih berpeluang naik terbatas, seiring pergerakan bursa global,” ungkap Samuel Sekuritas dalam risetnya, Rabu (24/6/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham Indeks BEI
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top