Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lagi, Emiten Grup MNC Rencana Lepas Saham, Potensi Raihan Dana Rp997 Miliar

PT MNC Sky Vision Tbk. (MSKY) berencana melepas sebanyak-banyaknya 997,18 juta saham atau 10 persen dari jumlah seluruh saham melalui private placement.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 21 Juni 2020  |  10:17 WIB
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibja. Bisnis - Himawan L Nugraha
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibja. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten jasa penyiaran berlangganan PT MNC Sky Vision Tbk. (MSKY) mengumumkan aksi korporasi melalui skema penambahan modal perseroan tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/6/2020), perseroan berencana melepas sebanyak-banyaknya 997,18 juta saham atau 10 persen dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan per tanggal 31 Desember 2019.

Saham yang dilepas disebutkan adalah saham atas nama dengan nilai nominal yang sama dengan nilai nominal saham-saham yaitu Rp100 per saham.

“Tujuan dilaksanakannya PMTHMETD ini oleh perseroan adalah memperkuat struktur permodalan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan jumlah pelanggan dan pengembangan konten perseroan,” tulisnya manajemen dalam keterangannya.

Selain itu, MNC Sky berpendapat bahwa rencana private placement tersebut akan meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan.

Dengan adanya penambahan sejumlah saham baru yang diterbitkan dalam rangka PMTHMETD, bagi pemegang saham akan mengalami dilusi sebanyak-banyaknya 9,1 persen. Dilusi yang akan dialami pemegang saham saat ini relatif kecil.

Aksi korporasi tersebut memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari RUPSLB perseroan yang akan diselenggarakan pada tanggal 28 Juli 2020 mendatang.

Untuk diketahui, berdasarkan laporan keuangan perseroan per 31 Maret 2020, pendapatan perseroan turun 13,5 persen secara tahunan menjadi Rp510,17 miliar. Adapun, rugi bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk berkurang dari Rp51,01 miliar pada periode tahun lalu menjadi Rp34,63 miliar.

Hal itu disebabkan oleh usaha perseroan menekan beban pokok pendapatan, beban penyusutan dan amortasi dan beban keuangan pada paruh pertama tahun ini.

Pada penutupan perdagangan Jumat (19/6/2020), saham MSKY berada di level Rp1.000. Dengan mengasumsikan level tersebut sebagai harga pelaksanaan, maka dalam PMTHMETD perusahaan akan meraih dana RpRp997,18 miliar.

Sebelumnya, entitas Grup MNC milik taipan Hary Tanoesoedibjo lainnya, PT MNC Vision Network Tbk. (IPTV) berencana menerbitkan saham sebagai upaya menggalang dana segar untuk kebutuhan ekspansi. Perseroan akan meminta restu dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham yang akan digelar 28 Juli 2020 mendatang.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada pemegang saham, Jumat (19/6/2020), MNC Vision Network akan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 3,52 miliar saham.

Jumlah itu maksimal setara sebanyak-banyaknya 10 persen dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan per tanggal 31 Desember 2019.

Adapun, IPTV merupakan pengendali utama yang memegang 91,9 persen saham MSKY.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mnc sky vision mnc private placement
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top