Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Migas Kompak Terkerek Harga Minyak

Penguatan saham sektor migas dipimpin oleh PT Elnusa Tbk. (ELSA) yang berhasi naik 12,15 persen ke level Rp240.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 08 Juni 2020  |  12:40 WIB
Petugas mengawasi pipa gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN). Istimewa - PGN
Petugas mengawasi pipa gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN). Istimewa - PGN

Bisnis.com, JAKARTA - Pergerakan saham sektor pertambangan minyak dan gas berhasil tersulut kenaikan harga minyak mentah global dan bergerak di zona hijau pada perdagangan Senin (8/6/2020).

Hingga akhir sesi I, penguatan saham sektor itu dipimpin oleh PT Elnusa Tbk. (ELSA) yang berhasil  naik 12,15 persen ke level Rp240, diikuti oleh saham PT Medco Energi International Tbk. (MEDC) yang menguat 8,33 persen ke level Rp520.

Tidak kalah, saham emiten berpelat merah PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) juga naik 8,74 persen ke level Rp1.120 dan saham PT Surya Essa Perkasa Tbk. (ESSA) juga menguat 7,24 persen ke level Rp163.

Untuk diketahui, berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Senin (8/5/2020) hingga pukul 11.31 WIB harga minyak jenis WTI di bursa Nymex untuk kontrak Juli 2020 bergerak menguat 1,24 persen, berhasil kembali menyentuh level US$40,04 per barel. Level itu merupakan level tertinggi sejak awal Maret 2020.

Sementara itu, harga minyak jenis Brent untuk kontrak Agustus 2020 di bursa ICE bergerak naik 1,7 persen ke level US$43,02 per barel.

Konsultan Energi Vanda Insight Singapura Vandana Hari mengatakan bahwa kenaikan harga minyak masih didorong oleh sentimen kesepakatan keberlanjutan pemangkasan produksi pada pekan lalu.

Untuk diketahui, OPEC+ sepakat untuk memangkas produksi sebesar 9,6 juta barel per hari pada Juli, atau sebesar 100.000 barel per hari lebih sedikit dari bulan ini karena Meksiko akan mengakhiri kendala pasokannya.

Para pemimpin OPEC+ secara de-facto menunjukkan komitmen mereka untuk menopang pasar minyak secara global, dan bahkan membujuk Irak, Nigeria, dan penghambat lainnya untuk memenuhi janji mereka untuk mengurangi produksi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas medco elnusa pgas
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top