Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Lanjutkan Reli, Investor Asing Borong Saham Rp1,5 Triliun Lebih

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp1,51 triliun, net buy selama empat hari berturut-turut (lihat tabel).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 03 Juni 2020  |  17:12 WIB
Pengunjung berada di dekat layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung berada di dekat layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing memborong bersih saham hingga lebih dari Rp1,5 triliun pada perdagangan hari ini, Rabu (3/6/2020), seiring dengan berlanjutnya penguatan IHSG.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp1,51 triliun, net buy selama empat hari berturut-turut (lihat tabel).

Aksi beli oleh investor asing pada Rabu tercatat 1,61 miliar lembar saham senilai Rp4,64 triliun. Adapun, aksi jual oleh investor asing tercatat 1,74 miliar lembar saham senilai Rp3,13 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp12,87 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 11,16 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terus melanjutkan tren penguatannya di hari perdagangan keenam berturut-turut.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan IHSG ditutup menguat 1,93 persen atau 93,50 poin ke level 4.941,01 pada akhir perdagangan Rabu, (3/6/2020).

Pada perdagangan Selasa (2/6/2020), IHSG ditutup di level 4.847,51 dengan lonjakan 1,98 persen atau 93,89 poin, reli kenaikan hari kelima beruntun sejak perdagangan Selasa (26/5/2020).

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam kisaran 4.847,52-4.960,07. Seluruh 10 sektor pada IHSG ditutup di wilayah positif, dipimpin oleh sektor pertanian yang menguat 3,21 persen, disusul sektor aneka industri yang menguat 2,66 persen.

Tercatat 258 saham menguat, 150 saham melemah, dan 156 saham berakhir stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi penopang utama penguatan IHSG hari ini setelah ditutup naik 7,8 persen, disusul saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang menguat 5,2 persen.

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
3 JuniRp1,51 triliunNet buy
2 JuniRp872,23 miliarNet buy
29 MeiRp85,76 miliarNet buy
28 MeiRp436,91 miliarNet buy
27 MeiRp274,25 miliarNet sell
26 MeiRp220,43 miliarNet sell
20 MeiRp16,53 triliunNet buy
19 MeiRp2,08 triliunNet sell
18 MeiRp669,2 miliarNet sell
15 MeiRp1,09 triliunNet sell

Sumber: BEI

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top